SERANG, TitikNOL - Puluhan siswa sekolah menengah atas (SMA) yang sedang asik main game pada jam sekolah, diamankan petugas Polsek Cikande, Selasa (13/3/2018).
Para pelajar ini diamankan dari sebuah warung internet (warnet) di Perumahan Cikande, Desa/Kecamatan Cikande, Kabupetan Serang.
"Disaksikan tokoh masyarakat setempat, para pelajar ini kami data nama dan sekolahnya. Kemudian data tersebut kami laporkan kepada sekolah masing-masing agar siswa yang membolos ini diberikan sangsi oleh pihak sekolah," ungkap Wakapolsek Cikande, AKP Ate Waryadi.
Dikatakan Wakapolsek, sebelumnya pihaknya mendapat laporan dari warga setempat karena pada jam sekolah banyak pelajar bermain game di sebuah warnet.
Dari laporan masyarakat itu, petugas polsek kemudian mendatangi warnet milik Kusumo Wibowo di Komplek Cikande Permai.
"Saat kami datang, para pelajar ini sedang asik main game. Seluruh pelajar ini kita kumpulkan di data dan diberikan arahan agar tidak lagi bolos sekolah," terang AKP Ate.
Selain memberikan peringatan kepada para pelajar, lanjut Kapolsek, pihaknya juga mengingatkan kepada pemilik warnet agar tidak menerima para pelajar bermain internet pada jam sekolah.
Pihaknya juga telah mengerahkan personil Bhabinkamtibmas untuk mendata serta mengingatkan pemilik warnet agar melarang pelajar yang ingin main internet pada jam sekolah.
"Jadi personil Bhabinkamtibmas sudah mendata dan mengingatkan. Jadi jika nanti ditemukan masih ada pelajar yang bermain pada jam sekolah akan kami tindak tegas," tandasnya. (Hr/TN1)
Video Pasangan Remaja Berbuat Mesum diduga di Banten Viral di Medsos
18 Agustus 1945 - UUD Negara Republik Indonesia Disahkan dalam Sidang PPKI
Tempat Kuliner Pizza Italia Terbaik Hadir di Kota Cilegon
Ini Nama Pejabat Banten yang Dipanggil Kejati Terkait Dugaan Korupsi RSJ Tahap I
PPP Gelar Mukernas di Banten
Cara Meracik Obat Perangsang Wanita Secara Alami
Polisi Tetapkan Suami yang Selingkuh dengan Mertua di Serang Tersangka Perzinahan
Polisi Buru Pemilik Satu Tronton Miras Impor yang Diamankan di Pelabuhan Merak
Ini Kata Pj Gubernur Soal Mahasiswa yang Dapat Tindakan Represif di Paripurna HUT Banten ke23