SERANG, TitikNOL - Ketua Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Provinsi Banten, Muhammad Kashuri, mengungkapkan, sudah mengambil sampel 30 jenis bahan-bahan pangan di Pasar Induk Rau Kota Serang, untuk di uji laboratorium.
Dari hasil test tersebut, ada empat jenis pangan yang positif mengandung zat berbahaya. Yakni kerupuk padang yang terbukti mengandung pewarna tekstil, mie kuning mengandung formalin, terasi dan jenis kerupuk lainnya yang terbukti menggunakan borak.
"Kita sudah temukan beberapa makanan yang menggunakan zat berbahaya," kata Muhammad Kashuri, kepada wartawan, Selasa (21/6/2016).
Kashuri menjelaskan, jika BPOM akan terus melakukan pengawasan agar tidak ada lagi bahan berbahaya pada makanan.
Ia juga menilai, tahun 2016 ini, perkembangan makanan sehat atau memenuhi syarat sesuai dengan uji lab, mencapai angka 90 persen. Meningkat, bila dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang hanya mencapai angka 80 persen saja.
“Perkembangan yang signifikan terjadi pada jenis makanan tahu. Tahun lalu kami temukan tahu berbahan formalin, untuk tahun ini tidak ada satupun tahu yang terbukti mengandung bahan berbahaya tersebut. Kendati demikian, saya mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk berhati-hati dalam memilih jenis makanan,” ungkapnya. (Meghat/rif)
Video Pasangan Remaja Berbuat Mesum diduga di Banten Viral di Medsos
Cara Meracik Obat Perangsang Wanita Secara Alami
18 Agustus 1945 - UUD Negara Republik Indonesia Disahkan dalam Sidang PPKI
Ini Nama Pejabat Banten yang Dipanggil Kejati Terkait Dugaan Korupsi RSJ Tahap I
Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Ditangkap di Bandara Selandia Baru Cuma Gara-gara Ini
26 Jenis Daun Tanaman yang Berkhasiat Untuk Obat
Tempat Kuliner Pizza Italia Terbaik Hadir di Kota Cilegon
Cara Meluruskan Rambut Permanen Secara Alami
Cara Ampuh Mengobati Asam Lambung atau Maag dengan Tepung Sagu
3 Waktu yang Dilarang Hubungan Seks Suami Istri dalam Islam