LEBAK, TitikNOL - Hujan deras dengan intensitas tinggi yang terjadi beberapa hari lalu, menyebabkan banjir di sejumlah wilayah di Rangkasbitung, Kabupaten Lebak. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mencatat, 104 rumah warga di wilayah perkotaan terendam banjir dengan ketinggian air bervariasi.
Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya mengatakan, selain curah hujan yang tinggi, banjir juga disebabkan karena berkurangnya daerah resapan air.
"Lahan-lahan yang gundul juga banyak kan, menyebabkan tidak adanya resapan air. Karena tanah punya masyarakat kan sebebasnya saja, kami tidak bisa larang mereka menjual lalu dibangun perumahan. Jadi yang tadinya ada untuk resapan air ada pepohonan sekarang enggak ada," ungkap Iti, di Gedung Setda Lebak kepada wartawan, Rabu (21/4/2021).
Kata Iti, upaya pencegahan banjir telah dilakukan oleh pemerintah daerah. Namun, upaya itu harus dibarengi dengan peran serta dari masyarakat.
"Dinas PU melakukan penanganan dengan membongkar (Saluran air) yang mampet-mampet sudah dilakukan, makanya ayolah sama-sama. Kalau biasanya banjir satu jam udah surut dan sekarang bisa sampai 3 hari ya karena itu, resapannya enggak ada, sampah di mana-mana," katanya.
Bupati Lebak pun memastikan, pemerintah daerah akan terus berupaya untuk menanggulangi banjir, upaya tersebut salah satunya dengan melakukan evaluasi pola ruang. (Gun/TN1)
Cara Meluruskan Rambut Permanen Secara Alami
26 Jenis Daun Tanaman yang Berkhasiat Untuk Obat
Manfaat Bunga Korejat Sebagai Obat Tetes Mata Alami
Cara Meracik Obat Perangsang Wanita Secara Alami
Ini Nama Pejabat Banten yang Dipanggil Kejati Terkait Dugaan Korupsi RSJ Tahap I
3 Waktu yang Dilarang Hubungan Seks Suami Istri dalam Islam
Podcast TITIKSIGI - Pembentukan Kabupaten Cilangkahan Layakah?
Kebaya Hadir di Ruang Modern, Ibu-Ibu Berkeliling Mall of Serang dalam Parade Pelestarian Budaya
Cara Ampuh Mengobati Asam Lambung atau Maag dengan Tepung Sagu
Video Pasangan Remaja Berbuat Mesum diduga di Banten Viral di Medsos