SERANG, TitikNOL - Posco cek poin Pembatalan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kota Serang kosong pada siang hari.
Dari pantauan TitikNOL, setidaknya ada dua tempat cek poin yang kosong. Pertama, di pintu tol Serang Timur mengalami kekosongan pada pukul 10:35 WIB. Padahal, tempat itu merupakan keluar masuknya kendaraan dari luar Kota Serang.
Kedua, di cek poin Palima mengalami kekosongan pada pukul 11:00 WIB. Tempat itu diketahui jalur keluar masuknya dari Serang-Pandeglang.
Salah satu warga Kecamatan Curug, Deni mengaku dilakukan cek poin di posco Palima pada pukul 08:30 WIB. Saat itu dirinya hendak ada keperluan pribadi ke Taktakan. Namun setelah pulang sekira pukul 11:10 WIB, posco Palima tidak melakukan cek poin. Petugas hanya duduk di posco saja.
"Tadi pagi mah saya di cek, pakai alat ukur suhu tubuh tuh. Tapi ini setelah pulang dari Taktakan, nggak ada," katanya kepada TitikNOL, Kamis (17/9/2020).
Pihaknyapun tidak ingin menduga-duga atau menyalahkan petugas, karena tidak mengetahui secara jelas aturan dan jam operasionalnya. Namun, dirinya meminta agar satgas serius dan tidak setengah-setengah dalam melakukan pencegahan penyebaran virus Corona.
"Saya nggak bisa menyalahkan karena nggak tahu prosedurnya. Jam kerjanya mulai jam berapa, saya nggak tahu. Tapi, saya sebagai masyarakat mintanya jangan setengah hati mencegah virus. Petugas tetap semangat. Semoga cepat hilanglah virusnya," ungkapnya.
Sementara itu, demisioner satgas pencegahan penyebaran Covid-19 Kota Serang W Hari Pamungkas mengatakan, PSBB Kota Serang ditentukan dengan jam operasional. Untuk cek poin, dimulai dari pukul 08:00 WIB sampai 20:00 WIB.
"Cek poin ada jam operasionalnya, cek poin dari jam 08:00 WIB sampai 20:00 WIB. Untuk mall, tempat keramaian lainnya itu dari jam 10:00 WIB sampai 18:00 WIB. Tapi untuk cafe itu sampai 21:00 WIB," terangnya.
Saat ditanya terkait kosongnya cek poin pada siang hari, ia mengaku akan melakukan penegakan hukum terhadap petugas jaga posco sesuai dengan prosedur yang berlaku.
"Iya nanti itu di cek sama tim penegakan hukum, ada pengawalan masing-masing. Ada (kontrol) tim satgas," jelasnya. (SON/TN2)
Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Ditangkap di Bandara Selandia Baru Cuma Gara-gara Ini
Dari Royal Baroe ke Serang Digital: Kinerja Pemkot Tuai 84 Persen Apresiasi Warganet
Mahasiswa Apoteker Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta Helat Penyuluhan Kesehatan
SMA di Bandung dan Tangerang Studi Banding ke SMAN 1 Rangkasbitung
Berpotensi Jadi Tuan Rumah PON 2032, Akademisi : Mampu Kuatkan Identitas Banten Sebagai Sport Tourism
Ketua DPRD Banten Sebut PT. Cemindo Pernah Beberapa Kali Disanksi Akibat Pencemaran Lingkungan
Ketangkap Basah Saat Mencongkel Motor, Satu Pelaku Didor Polisi