SERANG, TitikNOL – Puluhan nelayan dan mahasiswa yang mengatasnamakan Front Kebangkitan Petani dan Nelayan (FKPN) dan Gerakan mahasiswa Serang Utara (Gamsut), melakukan aksi unjukrasa di Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), di Curug, Kota Serang, Selasa (8/3/2016).
Dalam aksinya massa mengeluhkan kepada Pemprov Banten, bahwa haknya sebagai masyarakat telah diambil oleh perusahaan tambang pasir laut yang ada di wilayah mereka.
"Dimana sumber ekonomi kami sudah dirampas dengan adanya kebijakan pemerintah yang memberikan izin penambangan pasir laut dipesisir Serang Utara,” ujar Tohir, salah satu massa aksi saat ditemui di lokasi aksi.
Tohir melanjutkan, bahwa dirinya dan seluruh masyarakat yang ada di Serang Utara, menolak penambangan pasir tersebut dan mendesak agar pemerintah mencabut izin perusahaan, karena sudah jelas merugikan warga.
"Kami menolak keberadaan perusahaan itu. Perusahaan sudah menghancurkan lingkungan tempat tinggal kami dan banyak merugikan kami,” tambahnya.
Menurut Tohir, jika Pemprov Banten tidak segera menutup paksa perusahaan penambangan pasir yang ada di wilayah mereka, Pemprov Banten dianggap sudah menghianati rakyatnya sendiri.
"Dengan melihat kondisi tersebut, maka Pemprov Banten telah melakukan penghianatan terhadap rakyatnya,” pungkasnya. (Her/red)
Video Pasangan Remaja Berbuat Mesum diduga di Banten Viral di Medsos
Cara Meracik Obat Perangsang Wanita Secara Alami
18 Agustus 1945 - UUD Negara Republik Indonesia Disahkan dalam Sidang PPKI
Ini Nama Pejabat Banten yang Dipanggil Kejati Terkait Dugaan Korupsi RSJ Tahap I
Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Ditangkap di Bandara Selandia Baru Cuma Gara-gara Ini
26 Jenis Daun Tanaman yang Berkhasiat Untuk Obat
3 Waktu yang Dilarang Hubungan Seks Suami Istri dalam Islam
Tempat Kuliner Pizza Italia Terbaik Hadir di Kota Cilegon
Cara Meluruskan Rambut Permanen Secara Alami
Cara Ampuh Mengobati Asam Lambung atau Maag dengan Tepung Sagu