SERANG, TitikNOL - Rencana pembangunan Pelabuhan Ternak di Bojonegara, Kabupaten Serang terancam molor. Hal tersebut terjadi karena diketahui ada sekitar 20 hektare lahan sengketa di lokasi pembangunan tersebut.
Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu (BKPMPT) Babar Suharso, mengatakan, ada pihak swasta yang mengklaim lahan di sekitar pembangunan pelabuhan.
"Kemarin (MoU) itu ditunda karena ada masalah hukum terkait lahan. Ada (swasta) yang mengaku sebagai pemilik lahan di situ, dan (PT. Pelindo II) digugat ke pengadilan. Sekarang sudah inkrah dimenangkan oleh swasta," kata Babar, baru-baru ini.
Oleh karena itu, kata Babar, MoU ditunda untuk menyelesaikan terlebih dahulu masalah lahan tersebut.
"Jadi harus clear dulu antara pemilik lahan dengan pihak Pelindo, kami menengahi. Dan masalah ini tentu saja tidak harus menjadi batal rencana investasi Australia itu. Bisa saja kan pemilik lahan itu jadi bagian dari investor, ini yang akan dijajaki," ujarnya.
Ia berharap, persoalan tersebut rampung pada awal Oktober ini, sehingga MoU terkait pelabuhan ternak tersebut bisa dibawa ke Australia pada November mendatang.
"Ya, tidak harus dijual, bisa saja jadi bagian untuk invest. Atau kalau mau dijual ya silahkan itu nanti bagaimana Pelindo II," katanya.
Gubernur Banten Rano Karno berharap, pelabuhan tersebut dapat segera direalisasikan, mengingat hal tersebut berdampak positif bagi perekonomian Banten.
“Tentu kami dorong, karena itu potensi besar untuk perekonomian di Banten,” ujarnya. (Kuk/Rif)
Video Pasangan Remaja Berbuat Mesum diduga di Banten Viral di Medsos
Tempat Kuliner Pizza Italia Terbaik Hadir di Kota Cilegon
18 Agustus 1945 - UUD Negara Republik Indonesia Disahkan dalam Sidang PPKI
PPP Gelar Mukernas di Banten
Polisi Tetapkan Suami yang Selingkuh dengan Mertua di Serang Tersangka Perzinahan
Polisi Buru Pemilik Satu Tronton Miras Impor yang Diamankan di Pelabuhan Merak
Ini Kata Pj Gubernur Soal Mahasiswa yang Dapat Tindakan Represif di Paripurna HUT Banten ke23
Oknum Kades Pelaku Pengeroyokan Wartawan Tidak Ditahan, Kuasa Hukum Protes Polisi
Soal Izin Tempat Hiburan Malam, Walikota: Kalau Sekarang Dicabut Kurang Etis