TANGSEL, TitikNOL - Tingginya animo masyarakat Kota Tangerang Selatan mengenai penerbitan Kartu Identitas Anak (KIA) rupanya menyisakan pilu minimnya informasi. Pasalnya, dalam antrian penerbitan KIA di Transmart Bintaro, banyak warga kurang memahami fungsi kepemilikan KIA bagi anak-anaknya, Rabu (9/12/2019).
Menurut Elmi (36), warga Kedaung, Pamulang, Kota Tangerang Selatan, tersebut mengaku hanya mengikuti anjuran sekolah dari tempat anaknya menimba ilmu. Meski hal itu dikatakannnya tidak tahu persis kegunaan KIA setelah dimiliki anaknya.
"Saya tidak tahu apa fungsinya KIA ini mas, ini hanya ikut anjuran sekolah anak saya, yang katanya harus memiliki KIA. Hari ini saya sudah mendapatkan KIA, tapi tidak tahu fungsinya,"jelas Elmi ketika berbincang dengan TitikNOL.
Baca juga: Ratusan Warga Serbu Layanan KIA di Transmart Bintaro
Terpisah, menurut Iis Lisnawati (38), warga Parakan, Pondok Benda, Pamulang, Tangsel, itu pun mengaku masih bingung apa fungsi kepemilikan KIA bagi anak-anaknya. Ibu tiga anak itu pun mengaku hanya mendapatkan informasi bahwa kepemilikan KIA hanya mendapatkan pembelian buku murah di sekolah.
"Saya juga bingung fungsi KIA ini nantinya. Katanya, kalau punya KIA nanti bisa mendapatkan buku sekolah dengan harga murah. Itu saja yang saya tahu," ucap Iis Lisnawati.
Pantauan dilokasi, tampak antrian warga memadati antrian pelayanan Kartu Identitas Anak (KIA) yang diselenggarakan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Tangerang Selatan, di Transmart Bintaro, Serpong Utara, Kota Tangsel. (Don/TN1).
Video Pasangan Remaja Berbuat Mesum diduga di Banten Viral di Medsos
Tempat Kuliner Pizza Italia Terbaik Hadir di Kota Cilegon
18 Agustus 1945 - UUD Negara Republik Indonesia Disahkan dalam Sidang PPKI
PPP Gelar Mukernas di Banten
Polisi Tetapkan Suami yang Selingkuh dengan Mertua di Serang Tersangka Perzinahan
Polisi Buru Pemilik Satu Tronton Miras Impor yang Diamankan di Pelabuhan Merak
Ini Kata Pj Gubernur Soal Mahasiswa yang Dapat Tindakan Represif di Paripurna HUT Banten ke23
Oknum Kades Pelaku Pengeroyokan Wartawan Tidak Ditahan, Kuasa Hukum Protes Polisi
Soal Izin Tempat Hiburan Malam, Walikota: Kalau Sekarang Dicabut Kurang Etis