SERANG, TitilNOL - Gedung Asrama Sekolah Pondok Pesantren (Ponpes) Tsurayya Darunajah 4 di Kampung Cilengo, Desa Citasuk, Kecamatan Padarincang, Kabupaten Serang kebakaran.
Kebakaran diduga akibat saluran pendek saluran arus listrik. Kebakaran diketahui pada saat kepulan asap dan api sudah di dalam asrama sekolah.
"Kronologis diketahuinya kebakaran Asrama Pondok Pesantren Tsurayya Darunajah 4 berawal dari masyarakat yang melihat asap dan api di dalam Asrama pondok pesantren, kemudian masyarakat memberitahukan kepada guru pengajar ponpes Darunajah," kata Kapores Serang Kota AKBP Maruli Hutapea, Rabu (12/1/2022).
Selanjutnya, para guru segera mengevakuasi murid yang sedang belajar di dalam kelas ke tempat yang lebih aman.
Video: Kepanikan Warga Saat Melihat Kobaran Api di Asrama Ponpes Tsurayya Darunajah 4
Selain itu, guru dibantu warga masyarakat bahu membahu memadamkan api dengan cara menyiramkan air menggunakan ember ke gedung Asrama.
"Kebakaran diduga akibat saluran aliran listrik. Selanjutnya para guru dan warga mengevakuasi barang-barang yang berada di dalam Asrma," ujarnya.
Sekira pukul 11.20 WIB, api dapat dipadamkan dengan menggunakan dua unit pemadam kebakaran. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
"Dikarenakan para siswasedang melaksanakan giat belajar mengajar, tidak ada korban jiwa. Adapun kerugian materil diperkirakan sebesar Rp100 juta," ungkapnya. (TN3)
Cara Meluruskan Rambut Permanen Secara Alami
26 Jenis Daun Tanaman yang Berkhasiat Untuk Obat
Manfaat Bunga Korejat Sebagai Obat Tetes Mata Alami
Cara Ampuh Mengobati Asam Lambung atau Maag dengan Tepung Sagu
3 Waktu yang Dilarang Hubungan Seks Suami Istri dalam Islam
Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Ditangkap di Bandara Selandia Baru Cuma Gara-gara Ini
Cara Meracik Obat Perangsang Wanita Secara Alami
Ini Nama Pejabat Banten yang Dipanggil Kejati Terkait Dugaan Korupsi RSJ Tahap I
Podcast TITIKSIGI - Pembentukan Kabupaten Cilangkahan Layakah?
Kebaya Hadir di Ruang Modern, Ibu-Ibu Berkeliling Mall of Serang dalam Parade Pelestarian Budaya