CILEGON, TitikNOL - Puluhan tukang ojek konvensional atau ojek pangkalan, mendatangi kantor DPRD Cilegon, Senin (28/8/2017) pagi.
Mereka mengadukan nasib terkait dengan keberadaan ojek online yang kini sudah mulai bermunculan di Kota Cilegon.
"Kedatangan ke dewan ini untuk meminta solusi terkait keberadaan ojek online yang kini sudah banyak di Cilegon. Terus kita kalah bersaing karena tarif ojek online lebih murah," kata Endi, salah satu tukang ojek pangkalan.
Endi mengaku, sejak adanya ojek online di Cilegon, pendapatan rata-rata tukang ojek pangkalan mengalami menurun yang cukup signifikan.
"Pendapatan kita biasanya rata-rata Rp70ribu, tapi sejak adanya ojek online ini pendapatan kita nenurun yakni Rp30ribu per hari," ungkapnya.
Trimanto, tujang ojek pangkalan lainnya juga meminta ke DPRD Cilegon untuk membubarkan ojek online.
"Ojek online ini tidak boleh ada di Cilegon karena ini benar-benar menganggu kami sebagai ojek pangkalan," tegasnya. (Ardi/red)
Cara Meluruskan Rambut Permanen Secara Alami
26 Jenis Daun Tanaman yang Berkhasiat Untuk Obat
Manfaat Bunga Korejat Sebagai Obat Tetes Mata Alami
Cara Meracik Obat Perangsang Wanita Secara Alami
Ini Nama Pejabat Banten yang Dipanggil Kejati Terkait Dugaan Korupsi RSJ Tahap I
3 Waktu yang Dilarang Hubungan Seks Suami Istri dalam Islam
Podcast TITIKSIGI - Pembentukan Kabupaten Cilangkahan Layakah?
Kebaya Hadir di Ruang Modern, Ibu-Ibu Berkeliling Mall of Serang dalam Parade Pelestarian Budaya
Cara Ampuh Mengobati Asam Lambung atau Maag dengan Tepung Sagu
Video Pasangan Remaja Berbuat Mesum diduga di Banten Viral di Medsos