SERANG, TitikNOL - Kehadiran ojek online di Kota Serang, nampaknya tidak diterima baik oleh para ojek pangkalan (opal) yang sudah terlebih dahulu melakoni pekerjaan tersebut.
Aksi penolakan pun terus bermunculan. Seperti halnya yang dilakukan puluhan opal di perumahan Griya Permata Asri (GPA), Ciracas, Kota Serang.
Menolak kehadiran ojek online, mereka berkumpul di depan perumahan untuk memperingati Gojek agar tidak masuk ke dalam kawasan perumahan.
Pantauan di lokasi, setidaknya ada 50 opal berkumpul di depan perumahan untuk memperingati Gojek agar tidak masuk kawasannya mengambil penumpang begitu saja.
Mereka bahkan tidak mengizinkan Gojek untuk menarik di kawasan perumahan.
"Semenjak dua bulan Gojek ada di Kota Serang, kita sudah kehilangan banyak penumpang. Biasanya setiap pagi kita selalu mendapat penumpang, sekarang susah," kata salah satu ojek pangkalan.
Baca juga: Kembali Anarkis, Pendemo Lempari Pengendara Gojek dengan Batu dan Kayu
Tidak hanya itu, para Opal juga mengeluhkan banyaknya Gojek yang sering mangkal di depan kawasan perumahan untuk menarik penumpang.
"Mereka nongkrongnya di depan. Makanya kita kumpul di sini agar mereka tidak berada di sini," sambungnya.
Kendati demikian, para opal ini tidak ingin arogan untuk melakukan aksi unjuk rasa. Mereka hanya ingin memperingati Gojek.
"Kalau narik di sini engga boleh. Tapi kalau narik di luar masuk ke sini silahkan kita tidak akan larang," pungkasnya.
Pantauan di lokasi, puluhan Gojek kembali melakukan aktivitasnya setelah berkumpul di depan perumahan yang menjadi pangkalan para Gojek. (Gat/red)
18 Agustus 1945 - UUD Negara Republik Indonesia Disahkan dalam Sidang PPKI
Video Pasangan Remaja Berbuat Mesum diduga di Banten Viral di Medsos
Tempat Kuliner Pizza Italia Terbaik Hadir di Kota Cilegon
PPP Gelar Mukernas di Banten
Polisi Tetapkan Suami yang Selingkuh dengan Mertua di Serang Tersangka Perzinahan
Polisi Buru Pemilik Satu Tronton Miras Impor yang Diamankan di Pelabuhan Merak
Ini Kata Pj Gubernur Soal Mahasiswa yang Dapat Tindakan Represif di Paripurna HUT Banten ke23
Oknum Kades Pelaku Pengeroyokan Wartawan Tidak Ditahan, Kuasa Hukum Protes Polisi
Soal Izin Tempat Hiburan Malam, Walikota: Kalau Sekarang Dicabut Kurang Etis