SERANG, TitikNOL - Kehadiran Gojek atau ojek online, masih mendapatkan penolakan keras dari para ojeg pangkalan.
Para ojek konvensional itu umumnya merasa, penghasilan mereka berkurang pasca hadirnya ojek online di Serang.
Senin (9/10/2017), puluhan ojek pangkalan yang tergabung dalam paguyuban pengemudi ojek pangkalan itu, melakukan aksi unjuk rasa di depan gedung DPRD Banten.
Dalam aksinya, para ojek pangkalan dari berbagai pangkalan perumahan di Kota Serang ini, membawa spanduk penolakan keras terhadap kehadiran Gojek di Kota Serang yang sudah beroperasi sejak empat bulan lebih.
“Kita datang ke sini meminta kepada pemerintah dan pak dewan untuk menghentikan ojek online karena sudah merugikan kita,” teriak para massa aksi.
Salah satu ojek pangkalan, Dulkarim, mengatakan bahwa kehadiran ojek online telah merenggut penghasilannya selama ini.
”Saya biasanya dapat Rp150 ribu pehari, sekarang ada Gojek dapat segitu susah, susah kita,” kata Dulkarim.
Maka itu, ia meminta kepada pihak pemerintah Provinsi Banten untuk menutup Gojek di Kota Serang.
”Kita ingin ojek online ditutup dan diberhentikan operasinya. Kita ingin penghasilan kami tidak berkurang,” ungkapnya.
Pantauan di lokasi, aksi unjuk rasa dikawal ketat oleh pihak kepolisian. Sejumlah massa aksi akhirnya melakukan audensi dengan pihak DPRD Provinsi Banten. (Gat/red)
Cara Meluruskan Rambut Permanen Secara Alami
26 Jenis Daun Tanaman yang Berkhasiat Untuk Obat
Manfaat Bunga Korejat Sebagai Obat Tetes Mata Alami
Cara Ampuh Mengobati Asam Lambung atau Maag dengan Tepung Sagu
3 Waktu yang Dilarang Hubungan Seks Suami Istri dalam Islam
Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Ditangkap di Bandara Selandia Baru Cuma Gara-gara Ini
Cara Meracik Obat Perangsang Wanita Secara Alami
Ini Nama Pejabat Banten yang Dipanggil Kejati Terkait Dugaan Korupsi RSJ Tahap I
Podcast TITIKSIGI - Pembentukan Kabupaten Cilangkahan Layakah?
Kebaya Hadir di Ruang Modern, Ibu-Ibu Berkeliling Mall of Serang dalam Parade Pelestarian Budaya