LEBAK, TitikNOL - Sekretaris Apdesi Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak, Sanusi mengaku kesulitan mendapatkan Serum Anti Bisa Ular (SABU) di Puskesmas.
Sebab ketersediaan serum anti ular berbisa sangat terbatas, sementara ada masyarakat yang jadi korban gigitan ular berbisa.
Sanusi yang juga sebagai Kepala Desa (Kades) Sawarna Timur, meminta hal ini agar menjadi perhatian Bupati dan Kadinkes Kabupaten Lebak.
"Satu orang warga kami (Sawarna Timur), saat ini di larikan ke RSUD Malingping, karena ketersediaan Serum Anti Bisa Ular di Puskesmas Bayah selalu kosong," ujarnya, Sabu (12/11/2022).
Dikonfirmasi, Kepala Puskesmas Kecamatan Bayah, dr Erwan mengatakan, penanganan pasien gigitan ular ada penatalaksanaan tata cara baru, tidak langsung harus diberi serum anti bisa ular.
"Kemarin itu kita sudah pelatihan, baru mau ditangani tadi di Puskesmas Bayah pasien sudah tidak ada. Mengenai serum anti bisa ular memang di beberapa Puskesmas dan Apotek di Lebak selatan lagi kosong," terangnya. (Gun/TN3)
18 Agustus 1945 - UUD Negara Republik Indonesia Disahkan dalam Sidang PPKI
Video Pasangan Remaja Berbuat Mesum diduga di Banten Viral di Medsos
Ini Nama Pejabat Banten yang Dipanggil Kejati Terkait Dugaan Korupsi RSJ Tahap I
Cara Meracik Obat Perangsang Wanita Secara Alami
26 Jenis Daun Tanaman yang Berkhasiat Untuk Obat
Cara Ampuh Mengobati Asam Lambung atau Maag dengan Tepung Sagu
3 Waktu yang Dilarang Hubungan Seks Suami Istri dalam Islam
Manfaat Bunga Korejat Sebagai Obat Tetes Mata Alami
Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Ditangkap di Bandara Selandia Baru Cuma Gara-gara Ini
Mendagri Ingatkan Gubernur Banten Soal Penanganan Penyebaran Covid 19