SERANG, TitikNOL - PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) perluas jaringan dengan meresmikan dealer kendaraan penumpang pertama di Provinsi Banten di Kota Serang.
Dealer yang berdiri di Jalan protokol Kota Serang itu juga merupakan fasilitas ke- 9 atas kerjasama Mitsubishi dengan SKM Group dan menjadi dealer ke 118 se Indonesia terlengkap dengan layanan perawatan dan suku cadang.
Director of Sales & Marketing Division PT MMKSI, Irwan Kuncoro mengatakan, dengan hadirnya deler di Kota Serang dapat mendekatkan Mitsubshi kepada konsumen dan juga memudahkan konsumen untuk mendapatkan layanan penjualan dan purnajual kendaraan.
"Ini komitmen kami untuk menghadirkan kepuasan konsumen yang pada akhirnya menjadikan Mitsubishi Motors sebagai Top of Mind Brand," kata Irwan, Selasa (17/7/2018).
Dengan layanan sales, service, dan spare part(3S), Irwan ingin pelanggan Mitsubishi mendapatkan pengalaman terbaik dalam menggunakan produknya.
"Dimulai dari sales, service, dan spare part, yang akan membawa kepercayaan dan loyalitas pada merek Mitsubishi," ungkapnya.
Dia menambahkan, sebagai wujud keseriusan mengggarap pasar otomotif di wilayah Banten, yang merupakan jalur utama penghubung Jakarta dan Pulau Sumatra ditunjukan dari peningkatan market share Mitsubishi dari 6% menjadi 23 % pada semester pertama 2018 dibandingkan priode yang sama pada tahun lalu.
"Xpander dan Pajero Sport menjadi model andalan dan diharapkan memberikan kontribusi postif bagi penjualan kendaraan penumpang Mitsubishi di Serang," tegasnya. (Gat/TN2)
Video Pasangan Remaja Berbuat Mesum diduga di Banten Viral di Medsos
Tempat Kuliner Pizza Italia Terbaik Hadir di Kota Cilegon
18 Agustus 1945 - UUD Negara Republik Indonesia Disahkan dalam Sidang PPKI
PPP Gelar Mukernas di Banten
Polisi Tetapkan Suami yang Selingkuh dengan Mertua di Serang Tersangka Perzinahan
Polisi Buru Pemilik Satu Tronton Miras Impor yang Diamankan di Pelabuhan Merak
Ini Kata Pj Gubernur Soal Mahasiswa yang Dapat Tindakan Represif di Paripurna HUT Banten ke23
Oknum Kades Pelaku Pengeroyokan Wartawan Tidak Ditahan, Kuasa Hukum Protes Polisi
Soal Izin Tempat Hiburan Malam, Walikota: Kalau Sekarang Dicabut Kurang Etis