SERANG, TitikNOL - Satu pelanggar Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat atas nama Boni Hamzali, lebih memilih menjalani kurungan penjara satu hari, dibanding bayar denda Rp100 ribu. Hal itu diketahui dalam sidang tindak pidana ringan di Alun-alun Kota Serang, Rabu (7/7/2021).
Boni akan menjalani kurungan di kantor Satpol PP Kota Serang selama 24 jam. Para pelanggar dilakukan pengawasan petugas, dan langsung dibawa menggunakan kendaraan Satpol PP.
"Iya tadi ada satu warga yang memilih kurungan satu hari, kami bawa ke kantor satpol PP karena kalau di Lapas tidak memungkinkan," kata Kasatpol PP Kota Serang Kusna Ramdhani.
Menurut Kusna, pengurungan sudah keputusan hakim dalam sidang. Jika tidak membayar denda, maka harus menjalani kurungan satu hari.
"Alasannya tadi karena tidak memiliki uang untuk membayar, jadi langsung dibawa ke kantor selama 24 jam," tegasnya.
Saat ditemui usai sidang, Boni mengaku tidak memiliki uang untuk membayar denda. Pasalnya dirinya hanya bekerja sebagai penjaga toilet umum.
"Saya penjaga toilet mas, gimana nggak ada duit. Ngga apa-apa (dikurung) sehari mah," singkatnya. (Gat/TN1)
18 Agustus 1945 - UUD Negara Republik Indonesia Disahkan dalam Sidang PPKI
Video Pasangan Remaja Berbuat Mesum diduga di Banten Viral di Medsos
Ini Nama Pejabat Banten yang Dipanggil Kejati Terkait Dugaan Korupsi RSJ Tahap I
Cara Meracik Obat Perangsang Wanita Secara Alami
26 Jenis Daun Tanaman yang Berkhasiat Untuk Obat
Cara Ampuh Mengobati Asam Lambung atau Maag dengan Tepung Sagu
3 Waktu yang Dilarang Hubungan Seks Suami Istri dalam Islam
Manfaat Bunga Korejat Sebagai Obat Tetes Mata Alami
Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Ditangkap di Bandara Selandia Baru Cuma Gara-gara Ini
Mendagri Ingatkan Gubernur Banten Soal Penanganan Penyebaran Covid 19