MERAK, TitikNOL - Membludaknya pemudik pejalan kaki yang akan menyebrang ke Pulau Sumatera di Pelabuhan Merak, Kota Cilegon, membawa keuntungan tersendiri bagi jasa pengangkut barang atau kerap sisebut porter.
Pekerja pengangkut barang milik para pemudik pejalan kaki ini, kebanjiran pekerjaan mengangkut barang para pemudik. Mengingat jarak dari Terminal Terpadu Merak ke Dermaga Pelabuhan Merak cukup jauh, sekitar hampir 500 meter hingga 1 kilo meter.
“lumayan rejeki bertambah kalo lagi musim mudik gini. Cuma hanya harus siap fisik,”ujar Zainul salah seorang porter di Pelabuhan Merak, kepada wartawan, Minggu (3/7/2016).
Zaenul mengungkapkan, dirinya tidak mematok harga untuk upah pengangkatan barang dari teminal hingga kapal.“Tidak mematok harga, kalo barangnya banyak ya bisa lima puluh ribu. Kalo sedikit ya tinggal disesuaikan saja,”ujarnya.
Jasa yang ditawarkan para porter sangan membantu pemudik, dimana kondisi Terminal Terpadu Merak sudah dilaik bagi pemudik pejalan kaki. Karena gangway yang dikhususkan untuk pejalan kaki, kini berubah menjadi kios – kios yang menjual berbagai makanan. (Eghat/Red)
Video Pasangan Remaja Berbuat Mesum diduga di Banten Viral di Medsos
Tempat Kuliner Pizza Italia Terbaik Hadir di Kota Cilegon
18 Agustus 1945 - UUD Negara Republik Indonesia Disahkan dalam Sidang PPKI
PPP Gelar Mukernas di Banten
Polisi Tetapkan Suami yang Selingkuh dengan Mertua di Serang Tersangka Perzinahan
Polisi Buru Pemilik Satu Tronton Miras Impor yang Diamankan di Pelabuhan Merak
Ini Kata Pj Gubernur Soal Mahasiswa yang Dapat Tindakan Represif di Paripurna HUT Banten ke23
Oknum Kades Pelaku Pengeroyokan Wartawan Tidak Ditahan, Kuasa Hukum Protes Polisi
Soal Izin Tempat Hiburan Malam, Walikota: Kalau Sekarang Dicabut Kurang Etis