SERANG, TitikNOL - Sejumlah warga Desa Pamubulan, Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak, tidak kuasa menahan tangisnya, saat beraudiensi dengan Ketua DPRD Banten Asep Rahmatullah, Kamis (13/4/2017).
Warga Pamubulan yang diwakili oleh pengurus Karang Taruna Muda Karya Mandiri ini menangis dengan penuh emosi, saat menyampaikan aspirasinya soal keberadaan PT Cemindo Gemilang yang dianggap merugikan warga.
"Saya sedih dan menangis pak, kami warga sudah lama meminta audensi tapi tidak direspon oleh perusahaan. Sudah lama kita meminta, baru kemarin kita ditemui," kata Ketua Karang Taruna, Ahmaludin, di hadapan pimpinan dan anggota DPRD Banten, sambil sesekali terisak.
Baca juga: Tak Direspon PT Cemindo, Warga Pamubulan 'Ngadu' ke DPRD Banten
Ahmaludin bahkan mengungkap, jika hak-hak masyarakat sebagai pribumi tidak pernah diberikan oleh pihak perusahaan yang memproduksi Semen Merah Putih itu.
"Sakit rasanya, hak-hak kami tidak dipenuhi, kita tidak ingin seperti ini kalau pihak perusahaan mendengar aspirasi kita," ungkapnya.
Warga pun berhasil ditenangkan oleh Ketua DPRD Banten Asep Rahmatullah dan anggota dewan lainnya. Pantauan di lokasi, audensi masih berlangsung.
Dalam kesempatan itu, warga beraudensi dengan Ketua DPRD Banten Asep Rahmatullah, Anggota Komisi IV DPRD Banten, Eli Mulyadi dan Ade Hidayat. (Gat/red)
Cara Meluruskan Rambut Permanen Secara Alami
26 Jenis Daun Tanaman yang Berkhasiat Untuk Obat
Manfaat Bunga Korejat Sebagai Obat Tetes Mata Alami
Cara Ampuh Mengobati Asam Lambung atau Maag dengan Tepung Sagu
3 Waktu yang Dilarang Hubungan Seks Suami Istri dalam Islam
Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Ditangkap di Bandara Selandia Baru Cuma Gara-gara Ini
Cara Meracik Obat Perangsang Wanita Secara Alami
Ini Nama Pejabat Banten yang Dipanggil Kejati Terkait Dugaan Korupsi RSJ Tahap I
Podcast TITIKSIGI - Pembentukan Kabupaten Cilangkahan Layakah?
Kebaya Hadir di Ruang Modern, Ibu-Ibu Berkeliling Mall of Serang dalam Parade Pelestarian Budaya