CILEGON, TitikNOL - Harga cabai rawit di Pasar Tradisonal Kranggot, Kota Cilegon semakin tidak terkendali. Bahkan, saat ini harga kebutuhan dapur itu sudah tembus Rp135 ribu per kilogram.
Melambungnya harga cabai rawat tersebut, dituding akibat tidak sigapnya pemerintah dalam hal ini Kementerian Perdagangan dan Pertanian dalam monitor perkembangan harga kebutuhan pokok.
"Kasihan masyarakat kalau membeli cabai rawit dengan harga hingga Rp135 ribu per kilogram.Maka dengan itu, kami (Partai Demokrat) mengimbau kepada Kementerian Perdagangan dan Pertanian supaya lebih sigap lagi dalam memonitor perkembangan harga cabai ini," kata Plt DPC Partai Demokrat Kota Cilegon, Muhammad Haris Wijaya saat melakukan kunjungan di Pasar Tradisional Kranggot, Selasa (10/1/2017).
Lebih lanjut Haris mengungkapkan, Kementerian Perdagangan harus serius mengawal setiap pendistribuasian harga-harga kebutuhan pokok. Lalu lebih fokus lagi dalam mensejahteraan para petani cabai yang ada di Pulau Jawa dan Sumatera.
Haris mengungkapkan, pemerintah tidak perlu mengimpor cabai, karena kalau impor dilakukan sangat berbahaya dan kasihan kepada para petani.
"Yang kita perlukan itu pemerintah pusat harus lebih serius dalam melakukan pembinaan dan mensubsidi supaya para petani-petani cabai itu benar-benar mendapat manfaat dari pemerintah," tegasnya. (Ardi/Rif)
18 Agustus 1945 - UUD Negara Republik Indonesia Disahkan dalam Sidang PPKI
Video Pasangan Remaja Berbuat Mesum diduga di Banten Viral di Medsos
Tempat Kuliner Pizza Italia Terbaik Hadir di Kota Cilegon
PPP Gelar Mukernas di Banten
Polisi Tetapkan Suami yang Selingkuh dengan Mertua di Serang Tersangka Perzinahan
Polisi Buru Pemilik Satu Tronton Miras Impor yang Diamankan di Pelabuhan Merak
Ini Kata Pj Gubernur Soal Mahasiswa yang Dapat Tindakan Represif di Paripurna HUT Banten ke23
Oknum Kades Pelaku Pengeroyokan Wartawan Tidak Ditahan, Kuasa Hukum Protes Polisi
Soal Izin Tempat Hiburan Malam, Walikota: Kalau Sekarang Dicabut Kurang Etis