LEBAK, TitikNOL - Saleh, Kepala Desa Keusik, Kecamatan Banjarsari, mengakui ada tiga lokasi tambang pasir di desanya yang dikelola secara perorangan.
Tiga lokasi tambang pasir itu kata Saleh yakni milik Bayu, Santika dan Suba. Dua di antaranya yakni milik Bayu dan Santika sudah ada permohonan izin lingkungan yang ditandatangani oleh masyarakat dan diketahui oleh pemerintah desa dan unsur muspika setempat.
Namun lanjut Kades Keusik, lokasi tambang pasir yang dikelola perorangan lainnya yakni, milik Suba, tak memiliki izin apapun.
"Kalau yang Suba, itu sama sekali ke desa pun tidak pamit (izin). Lokasinya dekat lokasi Santika dan Bayu di atas. Yang Suba itu suka pakai alat (beko)," katanya kepada TitikNOL, kemarin.
Baca juga: Sudah Disegel, Tambang Pasir di Banjarsari Kembali Beroperasi
Terpisah, Dasep Novian Kepala Bidang Penataan dan Kapasitas Lingkungan Hidup (PPLH) pada kantor DLH Kabupaten Lebak, membenarkan tiga lokasi tambang pasir milik perorangan tersebut tak memiliki dokumen lingkungan.
"Hasil pengecekan data atas nama yang bersangkutan belum ada dokumen lingkungan termasuk izin lingkungan. Kalau untuk izin operasional tambang sebaiknya konfirmasi dengan PTSP propinsi atau ESDM propinsi," tandas Desep saat dikonfirmasi melalui aplikasi WhatsAapnya, Senin (21/12/2020).
Diberitakan sebelumnya, lokasi usaha tambang pasir diduga ilegal milik seorang pengusaha tambang yang sebelumnya dikabarkan milik Santika, kembali beroperasi tengah malam kemarin. Hal itu diketahui dan disebutkan pihak Pemdes Keusik milik Suba.
Hingga berita ini dilansir, TitikNOL belum melakukan konfirmasi kepada Suba, pemilik tambang pasir perorangan tersebut. (Gun/TN1)
Podcast TITIKSIGI - Pembentukan Kabupaten Cilangkahan Layakah?
Video Pasangan Remaja Berbuat Mesum diduga di Banten Viral di Medsos
Harga Sembako di Pasar Tradisional di Cilegon Masih Normal
Ngabuburit UPG Feat DCDC Sukses Hibur Masyarakat
Hadapi Arus Mudik, Polda Banten Siapkan Dua Pos di Jalur Arteri
Gusti, Korban Hanyut Banjir Kota Serang Ditemukan Meninggal Dunia
Ribuan Warga Penuhi Banten Creative Fest 2026, Ada Konser Musik Hingga Promo Baju
Podcast TITIKSIGI - Uday Suhada Ungkap Catatan Buruk Hibah Ponpes Banten