CILEGON, TitikNOL - Guna menekan angka penyebaran dan penularan Covid - 19 yang belakangan kembali meningkat, Tim Velox Badan Intelijen Negara (BIN) melakukan dekontaminasi yaitu penyemprotan di area Terminal Terpadu Merak (TTM), Kota Cilegon, Minggu (20/6/2021).
Tidak hanya melakukan penyemprotan, Tim Velox juga melakukan sosialisasi edukasi tentang bahaya Covid -19 kepada masyarakat, yang setiap harinya melakukan rutinitas di Terminal Terpadu Merak.
Masyarakat yang mendapatkan sosialisasi tersebut terdiri dari petugas, awak bus, pedagang dan lain sebagainya. Mereka ditekankan untuk terus menerapkan protokol kesehatan.
"Kenapa kita pilih Terminal Terpadu Merak? karena ini masuk sarana publik, dimana di sini kita ketahui bersama terminal itu menjadi pusat hiruk pikuk masyarakat yang melakukan perjalanan dekat maupun pejalanan jauh. Disitulah kita melihat takutnya masih banyak masyarakat yang tidak disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan," kata Tim Velox BIN dr. Jares Clinton.
Berkaitan dengan meningkatnya penyebaran Covid - 19 belakangan ini, lanjut dr Jares, menjadi acuan pihaknya untuk gencar melakukan dekontaminasi dan sosialisasi edukasi kepada masyarakat.
"Jadi kita lihat ini memang masyarakat masih banyak yang kurang disiplin, bahkan sudah mulai bosan dalam menerapkan protokol kesehatan. Maka dari itu, kami dari Tim Velox hadir ke sini dalam rangka mengingatkan kembali bagaimana protokol kesehatan itu harus dilaksanakan, walaupun mereka sudah dapat suntik vaksin," imbuhnya. (Ardi/TN1).
Video Pasangan Remaja Berbuat Mesum diduga di Banten Viral di Medsos
Tempat Kuliner Pizza Italia Terbaik Hadir di Kota Cilegon
18 Agustus 1945 - UUD Negara Republik Indonesia Disahkan dalam Sidang PPKI
PPP Gelar Mukernas di Banten
Polisi Tetapkan Suami yang Selingkuh dengan Mertua di Serang Tersangka Perzinahan
Polisi Buru Pemilik Satu Tronton Miras Impor yang Diamankan di Pelabuhan Merak
Ini Kata Pj Gubernur Soal Mahasiswa yang Dapat Tindakan Represif di Paripurna HUT Banten ke23
Oknum Kades Pelaku Pengeroyokan Wartawan Tidak Ditahan, Kuasa Hukum Protes Polisi
Soal Izin Tempat Hiburan Malam, Walikota: Kalau Sekarang Dicabut Kurang Etis