SERANG, TitikNOL - Kapolri Jenderal Tito Karnavian menilai, isu kebangkitan PKI di Indonesia yang dihembuskan oleh beberapa pihak lebih kuat bernuansa politis dan mengada-ada.
"Isu komunis itu lebih banyak masuk dalam domain politis. Bukan domain logis keagamaan. Tapi kalau mau saya jelaskan bisa sampai empat jam. Boleh undang saya untuk kuliah umum khusus (komunisme)," kata Kapolri ditemui di Pondok Pesantren An-Nawawi, Tanara, Kabupaten Serang, Rabu (8/2/2017).
Baca juga: PBNU Bantah Ayah Rano Karno Seorang Komunis
Jadi menurut Kapolri, jika isu komunis yang dihembuskan oleh sebagian orang atau kelompok tertentu memiliki kepentingan politik.
"Ini komunis bukan lagi isu yang egolitis tapi sudah politis," ungkapnya.
Seperti diketahui, isu komunis saat ini dihembuskan oleh sejumlah pendukung Cagub Cawagub Banten nomor urut 1 Wahidin Halim - Andika Hazrumy.
Isu itupun bahkan diarahkan ke pasangan Cagub Cawagub nomor urut 2 Rano Karno - Embay Mulya Syarif. (Meghat/red)
Video Pasangan Remaja Berbuat Mesum diduga di Banten Viral di Medsos
18 Agustus 1945 - UUD Negara Republik Indonesia Disahkan dalam Sidang PPKI
Tempat Kuliner Pizza Italia Terbaik Hadir di Kota Cilegon
Khasiat Minum Air Asam Jawa untuk Kesehatan
Banyak KTP Ganda Menjelang Pilkada, DPR Panggil Dirjen Dukcapil
Ini Nama Pejabat Banten yang Dipanggil Kejati Terkait Dugaan Korupsi RSJ Tahap I
PPP Gelar Mukernas di Banten
Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Ditangkap di Bandara Selandia Baru Cuma Gara-gara Ini
Banten Lama Jadi Tempat Launching Bank Banten
Tinjau Pelabuhan Merak, Komisi V DPR RI Minta 'Zero Accident'