SERANG, TitikNOL - Ketua DPD PDIP Banten, Sukira, tidak mempersoalkan perihal akan daftarnya kader PDIP, Mulyadi Jayabaya ke Partai Nasdem.
Padahal sebelumnya, DPD PDIP Banten yang dipimpin dirinya telah mengeluarkan 'warning' kepada kadernya yang sudah mendaftar di partai moncong putih itu, agar tidak mendaftar ke partai lain.
Menurut Sukira, larangan yang telah dikeluarkan oleh PDIP masih lisan dan belum tertuang dalam aturan tertulis. Untuk itu dirinya mengaku akan tetap memproses persyaratan Mulyadi Jayabaya, yang sudah menyerahkan formulir pendaftaran ke DPD PDIP.
"Sanksi itu kan belum saya baca secara tertulis, hanya sebatas secara lisan saja. Kalau persyaratan (Mulyadi Jayabaya) lengkap, tetap akan diproses," kata Sukira saat dihubungi via telepon, Rabu (23/3/2016).
Sukira pun menyerahkan sepenuhnya ke Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDIP, perihal sikap dan sanksi yang akan diberikan kepada Mulyadi Jayabaya, jika benar-benar mendaftar di partai lain selain PDIP.
Baca juga: PDIP Banten Ancam Pecat Kadernya yang ‘Nyolong’ Daftar di Partai Lain
"Semuanya juga dipanggil ke DPP. Jadi Pak JB juga tetap akan diproses. Kalau soal sanksi serahkan saja ke DPP, kan saya juga belum baca secara tertulis," lanjutnya.
Seperti diketahu, Ketua Kadin Banten yang juga mantan Bupati Lebak dua periode, Mulyadi Jayabaya, tetap ngotot mendaftar di Partai Nasdem, kendati adanya larangan dari PDIP. (Dede/red)
Ini Nama Pejabat Banten yang Dipanggil Kejati Terkait Dugaan Korupsi RSJ Tahap I
26 Jenis Daun Tanaman yang Berkhasiat Untuk Obat
Manfaat Bunga Korejat Sebagai Obat Tetes Mata Alami
3 Waktu yang Dilarang Hubungan Seks Suami Istri dalam Islam
Cara Meracik Obat Perangsang Wanita Secara Alami
Podcast TITIKSIGI - Pembentukan Kabupaten Cilangkahan Layakah?
Kebaya Hadir di Ruang Modern, Ibu-Ibu Berkeliling Mall of Serang dalam Parade Pelestarian Budaya
Cara Ampuh Mengobati Asam Lambung atau Maag dengan Tepung Sagu
Video Pasangan Remaja Berbuat Mesum diduga di Banten Viral di Medsos
Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Ditangkap di Bandara Selandia Baru Cuma Gara-gara Ini