JAKARTA, TitikNOL - Anggota Komisi III DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, mengecam tindakan lima oknum Polres Serang, yang diduga telah menganiaya hingga menyebabkan kematian terhadap warga Ranca Sawah, Taktakan, Kota Serang, Muhammad Iman Tarjuman (48).
Bahkan Dasco mendesak, agar Kapolri Jenderal Pol Badrodin Haiti, mencopot Kapolda Banten dan Kapolres Serang yang telah dianggap lalai dalam mengayomi masyarakat.
"Kapolri dan Wakapolri sedang membenahi sistem agar kepolisian menjadi lembaga profesional, tetapi dinodai oleh oknum-oknum polisi. Untuk itu Kapolda dan Kapolres harus segera dicopot," ujar Dasco saat dihubungi TitikNOL, Kamis (21/4/2016).
Lanjut Waketum Partai Gerindra itu, desakan itu agar adanya shock terapi terhadap daerah lain. Alasannya, tindakan kekerasan oknum polisi dikhawatirkan akan ditiru daerah lain.
"Pencopotan itu sebagai shock terapi agar di daerah lain takut kejadian berulang, Polri harus shock terapi," ungkapnya.
Baca juga: Soal Kematian Adik Dekan Hukum Untirta, Ini Penjelasan Polisi
Sebelumnya, tindakkan brutal kembali ditunjukkan oleh oknum anggota Polres Serang. Kali ini lima oknum anggota Polres Serang diduga melakukan penganiayaan terhadap warga Ranca Sawah, Taktakan, Kota Serang, Muhammad Iman Tarjuman (48).
Kelima oknum anggota Polres Serang itu diketahui mendatangi kediaman korban dan melakukan penangkapan disertai kekerasan fisik terhadap korban. Korban tewas setelah dilarikan ke Rumah Sakit dr Drajat Prawiranegara, Serang. (Bar/red)
Video Pasangan Remaja Berbuat Mesum diduga di Banten Viral di Medsos
Tempat Kuliner Pizza Italia Terbaik Hadir di Kota Cilegon
18 Agustus 1945 - UUD Negara Republik Indonesia Disahkan dalam Sidang PPKI
PPP Gelar Mukernas di Banten
Polisi Tetapkan Suami yang Selingkuh dengan Mertua di Serang Tersangka Perzinahan
Polisi Buru Pemilik Satu Tronton Miras Impor yang Diamankan di Pelabuhan Merak
Ini Kata Pj Gubernur Soal Mahasiswa yang Dapat Tindakan Represif di Paripurna HUT Banten ke23
Oknum Kades Pelaku Pengeroyokan Wartawan Tidak Ditahan, Kuasa Hukum Protes Polisi
Soal Izin Tempat Hiburan Malam, Walikota: Kalau Sekarang Dicabut Kurang Etis