SERANG, TitikNOL - Tingginya harga Komoditas Cabai setiap menjelang Ramadhan, selalu jadi fenomena tersendiri. Gubernur Banten Rano Karno menilai, naiknya harga cabai setiap ramadhan disebabkan banyaknya alih fungsi lahan pertanian menjadi industri di wilayah Banten.
"Ini Kendalanya. Banyaknya alih fungsi lahan pertanian. Sawah kita dibangun untuk industri, sehingga sawah-sawah mulai hilang. artinya kita lihat Wilayah Kabupaten Serang, Kota Serang, Kabupaten Pandeglang, harus diciptakan industri berwawasan pertanian,” kata Rano, Kamis (26/5/2016).
Selain itu, Lanjut Rano, ada yang salah dengan kenaikan komoditas seperti cabai merah setiap menjelang Ramadhan. Soalnya, hasil panen didapat dari para petani cabai di Banten.
“Ini hampir setiap jelang Ramadhan harga cabai pasti tinggi. Makanya dimulai saat ini, pertanian cabai harus ditingkatkan untuk menekan harga yang tinggi," ungkapnya.
Rano menjelaskan, untuk menekan harga pasar cabai, Presiden telah mengintruksikan kepada seluruh Provinsi untuk mengupayakan menekan harga pasar melalui Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID).
“Untuk menekan harga tersebut, kita upayakan dengan terpenuhinya ketersediaan hasil pertanian kita,” jelasnya. (Meghat/red)
Ini Nama Pejabat Banten yang Dipanggil Kejati Terkait Dugaan Korupsi RSJ Tahap I
26 Jenis Daun Tanaman yang Berkhasiat Untuk Obat
Podcast TITIKSIGI - Pembentukan Kabupaten Cilangkahan Layakah?
Kebaya Hadir di Ruang Modern, Ibu-Ibu Berkeliling Mall of Serang dalam Parade Pelestarian Budaya
3 Waktu yang Dilarang Hubungan Seks Suami Istri dalam Islam
Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Ditangkap di Bandara Selandia Baru Cuma Gara-gara Ini
Cara Meracik Obat Perangsang Wanita Secara Alami
Podcast TITIKSIGI - Uday Suhada Ungkap Catatan Buruk Hibah Ponpes Banten