SERANG, TitikNOL - Lahan pertanian di Kota Serang alami penyusutan dampak pembangunan. Hal itu bagian dari akibat bertambahnya penduduk dan pembangunan yang berkembang.
Kepala Bidang Pertanian dan Penyuluhan pada Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan Kota Serang, Andriyani mengatakan, penyusutan lahan pertanian di Kota Serang terjadi seiring dengan adanya alih fungsi lahan, terutama lahan pertanian yang dijadikan hunian.
Menurutnya, alih fungsi lahan bagian dari fenomena sebuah kota yang berkembang. Hal itu dinilai wajar lantaran dialami oleh kota-kota besar lain di Indonesia.
“Sebenernya kalau di lapangan itu dengan fenomena Kota Serang yang semakin berkembang alih fungsi lahan menjadi hal yang wajar,” katanya, beberapa waktu lalu.
Namun, pihaknya mengaku tidak ingat secara spesifik data lahan pertanian yang sudah berubah menjadi perumahan atau pabrik.
“Cuma berapanya jumlah sawah yang sudah alih fungsi harus dikroscek ke lapangan kepada yang berwenang,” ungkapnya.
Ia menjelaskan, lahan pertanian terbagi dua kategori, yaitu lahan basah atau lahan pertanian sawah dan lahan pertanian bukan sawah.
Berdasarkan data, lahan pertanian sawah di Kota Serang berjumlah 8.475 hektare. Sementara lahan pertanian bukan sawah mencapai 10 ribu lebih hektare.
"Itu data terbaru yang tercatat di kami," terangnya. (TN3)
Cara Meluruskan Rambut Permanen Secara Alami
26 Jenis Daun Tanaman yang Berkhasiat Untuk Obat
Manfaat Bunga Korejat Sebagai Obat Tetes Mata Alami
Cara Meracik Obat Perangsang Wanita Secara Alami
Ini Nama Pejabat Banten yang Dipanggil Kejati Terkait Dugaan Korupsi RSJ Tahap I
3 Waktu yang Dilarang Hubungan Seks Suami Istri dalam Islam
Podcast TITIKSIGI - Pembentukan Kabupaten Cilangkahan Layakah?
Kebaya Hadir di Ruang Modern, Ibu-Ibu Berkeliling Mall of Serang dalam Parade Pelestarian Budaya
Cara Ampuh Mengobati Asam Lambung atau Maag dengan Tepung Sagu
Video Pasangan Remaja Berbuat Mesum diduga di Banten Viral di Medsos