SERANG, TitikNOL – Gubernur Banten Wahidin Halim dan Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy, menyatakan akan lebih sering turun ke masyarakat atau ‘blusukan’ untuk memantau proses pembangunan yang tengah berlangsung di lapangan.
Hal tersebut dilakukan keduanya, sebagai bentuk memantau efektifitas program pembangunan yang dilakukan Pemerintah Kabupaten/Kota melalui bantuan keuangan.
“Nanti kita (Gubernur dan Wakul Gubernur) memang akan banyak monitoring ke luar. Pak Sekda nanti yang standby di sini. Monitoring ke pemerintah daerah di kabupaten/kota, untuk melihat apakah bantuan keuangan yang kita berikan itu sesuai atau sejalan dengan program provinsi,” kata Wahidin, di Pendopo Gubernur, KP3B, Curug, Kota Serang, Selasa (16/5/2017)
Lanjut Wahidin, dari pengalaman yang sudah-sudah, bantuan keuangan sudah bisa dicairkan namun tidak disertai dengan petunjuk teknis (juknis).
“Padahal itu sangat penting, makanya saya minta mulai sekarang semua tindakan administrasi harus didahulukan sebelum pelaksanaan,” lanjutnya.
Gubernur menambahkan, monitoring ke lapangan juga perlu dilakukan agar Gubernur dan Wakil Gubernur dapat lebih mengenal lebih dekat masyarakatnya baik itu di wilayah pedesaan maupun perkotaan, serta mengetahui secara langsung hal-hal apa saja yang dibutuhkan masyarakat dari kedua zona tersebut.
“Tentu saja berbeda, antara kebutuhan masyarakat di desa atau di kota. Sehingga diharapkan ada harmonisasi antara program pemerintah dengan yang menjadi kebutuhan masyarakat.” tambahnya.
Sementara itu, Berkaitan dengan penggunaan anggaran, dirinya meminta Inspektorat dapat meningkatkan fungsi pengawasan yang melekat pada instansinya yakni Inspektorat kepada seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) di Pemprov Banten.
“Saya ingin, Inspektorat melaporkan langsung hasil pengawasan atau yang menjadi tupoksinya kepada Gubernur dan Wakil Gubernur. Kalau koordinasi silahkan ke Asda I. Tapi Inspektorat harus jadi panca indera kami, yakni Gubernur dan Wagub," ungkapnya.
Bahkan, Gubernur menginginkan agar secara rutin Inspektorat dapat menyampaikan hasil pemeriksanaannya terhadap seluruh OPD. Karena kedepan ia akan mengekspos hasil pemeriksaan atau temuan-temuan OPD dalam rapat terbuka.
“Nanti kepala dinas jangan tersinggung kalau saya mengekspos temuan hasil pemeriksaan inspektorat. Karena kelemahan kita ini males, kalau ada temuan tidak sesegera mungkin diselesaikan. Jangan sampai nanti ada temuan terus didiamkan saja,” pungkasnya. (Gat/red)
Video Pasangan Remaja Berbuat Mesum diduga di Banten Viral di Medsos
Cara Meracik Obat Perangsang Wanita Secara Alami
18 Agustus 1945 - UUD Negara Republik Indonesia Disahkan dalam Sidang PPKI
Ini Nama Pejabat Banten yang Dipanggil Kejati Terkait Dugaan Korupsi RSJ Tahap I
Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Ditangkap di Bandara Selandia Baru Cuma Gara-gara Ini
26 Jenis Daun Tanaman yang Berkhasiat Untuk Obat
Tempat Kuliner Pizza Italia Terbaik Hadir di Kota Cilegon
Cara Meluruskan Rambut Permanen Secara Alami
Cara Ampuh Mengobati Asam Lambung atau Maag dengan Tepung Sagu
3 Waktu yang Dilarang Hubungan Seks Suami Istri dalam Islam