SERANG, TitikNOL - Sekda Banten Ranta Soeharta menyebut bantuan keuangan yang digelontorkan Pemprov Banten untuk delapan kabupaten/kota bisa jadi alat politik.
Hal itu dikatakan Ranta saat memberikan arahan dalam rapat evaluasi bantuan kabupaten/kota, di Aula DPPKD, KP3B, Kota Serang, Selasa (22/11/2016).
"Bantuan keuangan itu bisa jadi alat politik. Saya sebagai sekda tidak boleh ikut-ikutan seperti itu. Cuma tadi itu, tetangga (DPRD) itu kan politikus. Jadi sedikit politis," kata Ranta.
Ia mengungkapkan, alokasi anggaran untuk bantuan keuangan kabupaten/kota tahun 2017 sudah dibahas dengan badan anggaran dan sudah dimasukkan dalam Kebijakan Umum APBD Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS).
"2017 sudah rencanakan. Kemaren sudah dengan Banang. Bahkan belum turun dari kemendagri nomornya, tapi sudah kita masukkan ke KUA-PPAS," ungkapnya.
Namun, kata dia, karena selanjutnya KUAPPAS masuk ke DPRD, alokasi anggaran bisa berubah.
"Karena ini sudah masuk ke dewan. Tetangga kita, itu bisa berubah. Ketika kita, saya selaku ketua TAPD, Pak Nandy (Kadis DPPKD) bergelut, supaya kabupaten/kota kita berikan seluruhnya sesuai kebutuhan yang ada. Tapi, kita juga harus liat ketentuan yang ada. Bantuan keuangan itu bisa diberikan ketika keuangan provinsi itu sudah tercukupi," tukasnya. (Kuk/Rif)
Video Pasangan Remaja Berbuat Mesum diduga di Banten Viral di Medsos
Cara Meracik Obat Perangsang Wanita Secara Alami
18 Agustus 1945 - UUD Negara Republik Indonesia Disahkan dalam Sidang PPKI
Ini Nama Pejabat Banten yang Dipanggil Kejati Terkait Dugaan Korupsi RSJ Tahap I
Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Ditangkap di Bandara Selandia Baru Cuma Gara-gara Ini
26 Jenis Daun Tanaman yang Berkhasiat Untuk Obat
Tempat Kuliner Pizza Italia Terbaik Hadir di Kota Cilegon
Cara Meluruskan Rambut Permanen Secara Alami
3 Waktu yang Dilarang Hubungan Seks Suami Istri dalam Islam
Khasiat Minum Air Asam Jawa untuk Kesehatan