SERANG, TitikNOL – Ratusan pedagang mulai memadati areal Stadion Maulana Yusuf, Ciceri, Kota Serang. Biasanya, para pedagang akan ramai dari sore hingga malam hari.
Namun berdagang di lokasi ini sepertinya tidak memberikan kenyamanan kepada para pedagang. Selain harus menyetor Rp5 ribu kepada oknum petugas keamanan dan Rp1 ribu untuk biaya kebersihan, para pedagang pun mengaku dibebani Rp10 ribu perharinya dengan dalih untuk biaya listrik.
Lagi-lagi pedagang tidak tahu apakah listrik yang mereka gunakan bersumber dari Perusahaan Listrik Negara (PLN) atau listrik ‘colongan’ yang sengaja dialirkan oleh oknum-oknum tertentu kepada para pedagang.
"Saya tidak tahu, listrik yang saya gunakan itu hasil dari mana, karena saya cuman membayar dari petugas keamanan sebesar 10ribu perhari," kata salah satu pedagang di lokasi tersebut kepada TitikNOL, Selasa (26/4/2016).
Baca juga: Setor Rp5 ribu Perhari, Pedagang Pasrah Dipungli Oknum
Saat ditanya siapa yang melakukan pungutan untuk membayar listrik, para pedagang mengaku tidak mengetahuinya. Mereka juga memastikan bahwa yang memungut tidak mengenakan baju selayaknya petugas PLN.
“Tidak tahu siapa yang mungut, tapi orangnya sih itu-itu saja. Pakaiannya juga nggak kayak pegawai PLN. Tapi biarin lah, yang penting saat jualan di malam hari, tempat dagangan saya nggak gelap,” pasrahnya. (Her/red)
Video Pasangan Remaja Berbuat Mesum diduga di Banten Viral di Medsos
Cara Meracik Obat Perangsang Wanita Secara Alami
18 Agustus 1945 - UUD Negara Republik Indonesia Disahkan dalam Sidang PPKI
Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Ditangkap di Bandara Selandia Baru Cuma Gara-gara Ini
Tempat Kuliner Pizza Italia Terbaik Hadir di Kota Cilegon
Cara Meluruskan Rambut Permanen Secara Alami
Khasiat Minum Air Asam Jawa untuk Kesehatan
Banyak KTP Ganda Menjelang Pilkada, DPR Panggil Dirjen Dukcapil
Manfaat Bunga Korejat Sebagai Obat Tetes Mata Alami
Ini Nama Pejabat Banten yang Dipanggil Kejati Terkait Dugaan Korupsi RSJ Tahap I