SERANG, TitikNOL - Audensi Pedagang Kaki Lima (PKL) stadion Maulana Yusuf, Kota Serang, dengan Pemerintah Kota Serang tak menemukan titik temu. Para pedagang tetep kekuh akan berdagang di hari libur Sabtu dan Minggu untuk memenuhi kebutuhan ekonomi keluarga.
Hamdanah, perwakilan dari PKL mengaku dirinya akan tetap berjualan dengan alasan kewalahan memenuhi kebutuhan hidup setelah dua bulan dilarang berjualan di kawasan Stadion Maulan Yusuf Kota Serang.
"Saya minta cuma dua malam saja untuk kami berjualan, malam Sabtu dan malam Minggu. Karena selama dua bulan kami sangat berat untuk bayar anak sekolah dan untuk makan sehari-hari," kata Hamdanah saat audensi di Auala Pemkot, Rabu (27/2/2019).
Ia mengatakan akan tetap berjualan meski Pemerintah Kota Serang melarang dan membubarkan paksa. "Saya akan tetap berjualan walaupun saya akan digotong. Pokoknya saya akan tetap berjualan," tegasnya.
Menanggapi hal tersebut, Asisten Daerah (ASDA) II Poppy Nopriadi mengatakan pihaknya akan menjalankan sesuai prosedur atau aturan yang harus ditempuh.
"Yang namanya kebijakan publik itu harus berjalan sesuai aturan dan harus menyeimbangkan antara hak dan kewajiban siapapun. Ya kalau masih ada yang mau berjualan silahkan saja, tapi pasti kita akan tertibkan," tegasnya. (Gat/TN2)
Video Pasangan Remaja Berbuat Mesum diduga di Banten Viral di Medsos
Cara Meracik Obat Perangsang Wanita Secara Alami
18 Agustus 1945 - UUD Negara Republik Indonesia Disahkan dalam Sidang PPKI
Ini Nama Pejabat Banten yang Dipanggil Kejati Terkait Dugaan Korupsi RSJ Tahap I
Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Ditangkap di Bandara Selandia Baru Cuma Gara-gara Ini
26 Jenis Daun Tanaman yang Berkhasiat Untuk Obat
Tempat Kuliner Pizza Italia Terbaik Hadir di Kota Cilegon
Cara Meluruskan Rambut Permanen Secara Alami
Cara Ampuh Mengobati Asam Lambung atau Maag dengan Tepung Sagu
3 Waktu yang Dilarang Hubungan Seks Suami Istri dalam Islam