SERANG, TitikNOL - Demi mencukupi kebutuhan hidup sehari-hari beberapa Pedagang Kaki Lima (PKL) Stadion Maulana Yusuf nekat berjualan pada hari Sabtu dan Minggu, Jum'at (01/03/2019) malam.
Ajeng salah satu pedagang pakaian gamis di lingkungan Stadion Maulana Yusuf mengatakan akan tetap berjualan walaupun Pemerintah Kota (Pemkot) Serang melarangnya.
"Iya kami akan tetap berjualan disini. Insyaallah, Allah melindungi orang-orang kecil seperti kita ini," katanya kepada wartawan.
Sedangkan untuk membiayai kehidupan sehari-hari selama dua bulan tidak berjualan, Ajeng mengaku meminjam uang kepada tetangganya.
"Ngutang sana ngutang sini mas, apalagi sama tetangga sudah sering, demi membiayai keperluan anak sekolah. Dulu kita lumayanlah jualan disini untuk bisa bertahan hidup," ungkapnya.
Ia mengatakan tidak takut jika harus berhadapan dengan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) untuk mentertibkan para pedagang. "Tidak, kami tidak takut. Insyaallah kalau kita kompak apapun bisa kami jalani," lanjutnya.
Sementara itu, Budi mengatakan para pedagang hanya akan berjualan selama dua hari saja yaitu Sabtu dan Minggu. "Kami cuma butuh sabtu dan minggu tidak setiap hari. Kita yakin kalau sabtu minggu oke, tidak setiap hari ko. Komitmen pedagang sudah jelas, sabtu dan minggu," tuturnya.
Ia merasa dibeda-bedakan sebagai masyarakat Kota Serang dengan kebijakan-kebijakan pemerintah. "Kenapa disini tidak bisa? Padahal di alun-alun yang jalan umum bisa ko. Saya siap dukung pemerintah, asalkan kebijakannya itu pro kepada kami selaku rakyatnya," tegasnya. (Gat/TN2)
Video Pasangan Remaja Berbuat Mesum diduga di Banten Viral di Medsos
18 Agustus 1945 - UUD Negara Republik Indonesia Disahkan dalam Sidang PPKI
Cara Meracik Obat Perangsang Wanita Secara Alami
Tempat Kuliner Pizza Italia Terbaik Hadir di Kota Cilegon
Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Ditangkap di Bandara Selandia Baru Cuma Gara-gara Ini
Khasiat Minum Air Asam Jawa untuk Kesehatan
Cara Meluruskan Rambut Permanen Secara Alami
Banyak KTP Ganda Menjelang Pilkada, DPR Panggil Dirjen Dukcapil
Ini Nama Pejabat Banten yang Dipanggil Kejati Terkait Dugaan Korupsi RSJ Tahap I
PPP Gelar Mukernas di Banten