SERANG, TitikNOL - Pekerjaan rumah Pemerintah Kabupaten Serang cukup panjang. Terlebih hingga saat ini masih ada belasan ribu rumah warga masuk kategori tidak layak huni alias dalam kondisi mengkhawatirkan.
Di Kabupaten Serang, sebanyak 12.700 KK tinggal di rumah tidak layak huni. Hal ini diakui sendiri oleh Bupati Serang Tatu Chasanah.
"Salah satu cirinya lantai masih tanah, dan bilik bambu. Masih banyak yang seperti itu," ujar Tatu, saat memberi sambutan pendistribusian dana zakat untuk bedah rumah, masjid, madrasah, dan pengadaan air bersih, di Aula Tb Suwandi Setda Kabupaten Serang, Senin (10/10/2016).
Tatu mengakui jika pihaknya kesulitan dalam menyikapi banyak rumah tidak layak huni di Kabupaten Serang. Jumlahnya yang mencapai belasan ribu membuat program peningkatan kesejahteraan rakyat ini berjalan lamban.
"Sekarang Bazda Kabupaten Serang akan membedah 67 rumah. Semoga tahun depan bisa bertambah. Ini sangat membantu," ujarnya.
Tatu pun harus memutar otak dengan menggelar iuran untuk bedah rumah di lingkungan aparatur sipil negara (ASN).
"Hitungan sekda setahun bisa terkumpul Rp1,2 miliar. Dana itu khusus untuk bedah rumah. Nanti akan kita bentuk Kampung Korpri," terangnya.
"Kami berharap CSR perusahaan bisa ikut membantu untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dalam membedah rumah," ujarnya. (Red)
Video Pasangan Remaja Berbuat Mesum diduga di Banten Viral di Medsos
18 Agustus 1945 - UUD Negara Republik Indonesia Disahkan dalam Sidang PPKI
Ini Nama Pejabat Banten yang Dipanggil Kejati Terkait Dugaan Korupsi RSJ Tahap I
Cara Meracik Obat Perangsang Wanita Secara Alami
26 Jenis Daun Tanaman yang Berkhasiat Untuk Obat
Manfaat Bunga Korejat Sebagai Obat Tetes Mata Alami
Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Ditangkap di Bandara Selandia Baru Cuma Gara-gara Ini
Cara Ampuh Mengobati Asam Lambung atau Maag dengan Tepung Sagu
3 Waktu yang Dilarang Hubungan Seks Suami Istri dalam Islam
Mendagri Ingatkan Gubernur Banten Soal Penanganan Penyebaran Covid 19