SERANG, TitikNOL - Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Kecamatan Bayah, sambangi DPRD Banten untuk menyampaikan keluhan masyarakat ihwal dampak negatif dari aktivitas PT. Cemindo.
Kedatangan mereka dihimpun dalam audiensi yang dipimpin oleh Ketua DPRD Banten Andra Soni. Hadir juga perwakilan perusahaan dan pimpinan intansi yang berkaitan.
Ketua Apdesi Kecamatan Bayah, Rafik Rahmat Taufik mengatakan, perusahaan seolah acuh terhadap lingkungan yang ditimbulkan dari aktivitas pertambangan.
Sejauh ini, pihaknya mengaku mendapat curhatan dari masyarakat yang merasakan langsung dampak negatif dari aktivitas perusahaan, seperti rumah retak akibat blasting, sawah kekeringan, dan polusi udara.
“Seminggu yang lalu, saya ada videonya, Bayah lingkungannya itu hitam karena debu dari klingker yang diturunkan Kapal dari dermaga, ada beberapa desa yang terdampak. Itu bukan hanya sekali, beberapa kali,” katanya saat ditemui usai audiensi, Rabu (23/3/2022).
Ia menerangkan, audiensi bersama legislator bagian dari tahapan langkah, karena sebelumnya perwakilan Apdesi pernah berdialog dengan pihak perusahaan, namun dinilai tidak ada tindaklanjut.
“Kami datang ke DPRD karena kami datang ke perusahaan tidak ditanggapi serius. Kami sudah melayangkan surat audiensi, pihak perusahaan akan menindaklanjuti. 2 bulan tidak ada tindakan apa-apa, kami unjuk rasa,” terangnya.
Ia menegaskan, langkah yang dilakukannya tidak memiliki motif lain, selain untuk kebermanfaatan bagi masyarakat.
“Tuntutan kami tidak ingin dianggap spele, sehingga keberadaan perusahaan di Bayah bisa berdampak positif terutama pada kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.
Di sisi lain, Rafik juga mengaku mendapat aduan dari masyarakat tentang sulitnya akses mendapat pekerjaan di perusahaan di Bayah. Sehingga pihaknya meragukan klaim pihak perusahaan sudah 80 persen menyerap tenaga kerja lokal.
“Banyak masyarakat datang ke Kepala Desa tapi sulit untuk diakses, itu yang datang ke saya. Tinggal pembuktian saja 80 persen itu by name bya addres, saya tidak yakin, dugaan saya itu hanya pembenaran agar tidak disudutkan,” paparnya. (TN3)
Cara Meluruskan Rambut Permanen Secara Alami
26 Jenis Daun Tanaman yang Berkhasiat Untuk Obat
Manfaat Bunga Korejat Sebagai Obat Tetes Mata Alami
Cara Meracik Obat Perangsang Wanita Secara Alami
Ini Nama Pejabat Banten yang Dipanggil Kejati Terkait Dugaan Korupsi RSJ Tahap I
Cara Ampuh Mengobati Asam Lambung atau Maag dengan Tepung Sagu
3 Waktu yang Dilarang Hubungan Seks Suami Istri dalam Islam
Podcast TITIKSIGI - Pembentukan Kabupaten Cilangkahan Layakah?
Kebaya Hadir di Ruang Modern, Ibu-Ibu Berkeliling Mall of Serang dalam Parade Pelestarian Budaya
Video Pasangan Remaja Berbuat Mesum diduga di Banten Viral di Medsos