LEBAK, TitikNOL - Puluhan petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Pemkab Lebak, menggelar razia warung nasi yang buka siang hari selama bulan suci ramadan, Senin (21/5/2018).
Petugas menyisir sejumlah warung nasi di sepajang ruas jalan protokol yakni ruas Jalan Ahmad Yani, Terminal Mandala, Jalan By Pass Soekarno - Hatta dan ruas jalan Otista Rangkasbitung.
Hasilnya, sejumlah warung nasi kedapatan buka siang hari dan pemilik tengah melayani pembeli saat kedatangan petugas. Saat kedatangan petugas, pembeli yang sedang makan di warung-warung nasi tersebut berhamburan keluar.
"Setelah surat edaran bupati tentang ramadan yang kita tempatkan di rumah -rumah makan, kita lakukan evaluasi. Apakah mereka (pemilik warung) mengikuti atau mentaati himbauan bupati itu tidak, kenyataannya saat ini kita temukan mereka membuka warungnya," ujar Surya Gunawan, Kasi Binwasluh Dinas Satpol PP Pemkab Lebak kepada awak media.
Meski ditemukan banyaknya rumah makan yang buka siang hari di bulan ramadan ini, Satpol PP tidak melakukan tindakan tegas melainkan hanya memberikan teguran dan peringatan.
"Untuk hari ini kita berikan teguran dan peringatan saja, kita juga menghargai ke mungkinan seperti warung nasi yang di terminal mereka buka mungkin ada penumpang yang akan melakukan perjalanan jauh. Tapi mereka (pemilik warung) juga harus menghargai orang yang sedang berpuasa, dengan tidak membuka warung-warung itu secara terbuka," imbuh Kasi Binwasluh. (Gun/TN1)
Cara Meluruskan Rambut Permanen Secara Alami
26 Jenis Daun Tanaman yang Berkhasiat Untuk Obat
Manfaat Bunga Korejat Sebagai Obat Tetes Mata Alami
Cara Meracik Obat Perangsang Wanita Secara Alami
Ini Nama Pejabat Banten yang Dipanggil Kejati Terkait Dugaan Korupsi RSJ Tahap I
3 Waktu yang Dilarang Hubungan Seks Suami Istri dalam Islam
Podcast TITIKSIGI - Pembentukan Kabupaten Cilangkahan Layakah?
Kebaya Hadir di Ruang Modern, Ibu-Ibu Berkeliling Mall of Serang dalam Parade Pelestarian Budaya
Cara Ampuh Mengobati Asam Lambung atau Maag dengan Tepung Sagu
Video Pasangan Remaja Berbuat Mesum diduga di Banten Viral di Medsos