CILEGON, TitikNOL - Para Pedagang Blok D Pasar Baru Cilegon (Pasar Kranggot), tampaknya tengah gundah gulana. Bagaimana tidak, mereka diresahkan dengan adanya kewajiban membayar uang pungutan sebesar Rp4 juta.
Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, pihak yang menarik pungutan adalah seorang pengusaha berinisial AJ. Pungutan ini diduga agar si pengusaha bisa melakukan proyek perbaikan auning di Blok D, dengan anggaran berasal dari para pedagang.
Perbaikan auning dilakukan mengikuti konsep para pedagang Blok H. Dimana mereka telah terlebih dahulu memperbaiki auning secara swadaya.
Hanya saja, kegiatan perbaikan auning Blok H secara swadaya, adalah salah satu program Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) Cilegon. Sementara pungutan uang untuk perbaikan auning di Blok D, bukan atas petunjuk dinas.
Lantaran itulah para pedagang Blok D resah. Sebab mereka menilai pungutan yang dilakukan AJ bersifat liar.
Terkait hal ini, Kepala Disperindagkop Cilegon M Dikri Maulawhardana merespons keluhan para pedagang. Ia tengah kroscek kepada para pedagang maupun si pengusaha.
"Saya mau klarifikasi dulu kepada si pengusaha dan para pedagang. Ini untuk mengetahui ada apa sebenarnya di Blok D," katanya.
Dikri menegaskan jika pihaknya tidak memiliki program perbaikan auning secara swadaya untuk para pedagang Blok D. Katanya, program ini hanya untuk pedagang Blok H.
"Hanya di Blok H saja kalau program perbaikan secara swadaya itu. Di luar Blok H, memang tidak ada," katanya. (quy)
Video Pasangan Remaja Berbuat Mesum diduga di Banten Viral di Medsos
Cara Meracik Obat Perangsang Wanita Secara Alami
18 Agustus 1945 - UUD Negara Republik Indonesia Disahkan dalam Sidang PPKI
Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Ditangkap di Bandara Selandia Baru Cuma Gara-gara Ini
Tempat Kuliner Pizza Italia Terbaik Hadir di Kota Cilegon
Cara Meluruskan Rambut Permanen Secara Alami
Ini Nama Pejabat Banten yang Dipanggil Kejati Terkait Dugaan Korupsi RSJ Tahap I
26 Jenis Daun Tanaman yang Berkhasiat Untuk Obat
Khasiat Minum Air Asam Jawa untuk Kesehatan
Banyak KTP Ganda Menjelang Pilkada, DPR Panggil Dirjen Dukcapil