CILEGON, TitikNOL - Puluhan industri di Kota Cilegon bisa menghasilkan limbah bahan berbahaya dan beracun (B3) hampir 24 ribu ton setiap tahunnya. Hal itu diungkapkan Kabid Pengelolaan Limbah B3 pada Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Cilegon, Teddy Soeganda.
"Setiap triwulan mereka (industri) laporan ,setiap triwulannya menghasilkan limbah B3 6 ribu ton. Jadi kalau ditotal per tahunnya bisa mencapai 24 ribu ton," ungkap Teddy Soeganda kepada wartawan sesusai acara Sosialisasi Manifesto Elektronik di hotel Grand Mangku Putra, Selasa (14/11/2017).
Limbah berbahaya yang dihasilkan itu kemudian 'dilempar' ke perusahaan pengeloh limbah. Di Cilegon, ada satu perusahaan pengolah limbah B3. Selebihnya, limbah berbahaya itu biasanya di kirim ke PPLI (Prasada Pramunah Limbah Industri) yang ada di Bogor, Jawa Barat.
Diungkapkan Teddy, belakangan ini perusahaan baik penghasil maupun pengolah limbah semakin patuh terhadap peraturan yang ada. Masalahnya, kata dia, sanksi yang diterapkan pemerintah saat ini sudah terbilang tegas apabila ada perusahaan nakal perihal pengelolaan limbah berbahaya.
"Sekarang perusahaan semakin patuh baik itu perusahaan penghasil, pengangkut dan pengolaah .Apalagi ada sanksi-sanksi hukum," ujarnya. (Ardi/red)
18 Agustus 1945 - UUD Negara Republik Indonesia Disahkan dalam Sidang PPKI
Video Pasangan Remaja Berbuat Mesum diduga di Banten Viral di Medsos
Tempat Kuliner Pizza Italia Terbaik Hadir di Kota Cilegon
Khasiat Minum Air Asam Jawa untuk Kesehatan
Ini Nama Pejabat Banten yang Dipanggil Kejati Terkait Dugaan Korupsi RSJ Tahap I
PPP Gelar Mukernas di Banten
Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Ditangkap di Bandara Selandia Baru Cuma Gara-gara Ini
Ada Dua Berstatus ASN, Tim Pansel KASN Diragukan Kredibilitasnya
Cara Meracik Obat Perangsang Wanita Secara Alami
30 Warga Banten Terdampak Kerusuhan Papua Berhasil Pulang Kampung