CILEGON, TitikNOL - Kenaikan tarif penyeberangan Merak - Bakauheni mendapat penolakan dari pengusaha truk yang tergabung dalam Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia (Aptrindo) Banten.
Para pengusaha truk mengaku keberatan dan terbenani dengan kenaikan tarif penyeberangan yang menghubungkan Pulau Jawa dan Sumatera tersebut.
"Menolak, sangat keberatan, Gapasdap sudah dua kali kesini menaikan, pertama saat kenaikan BBM, kemudian kemarin itu. Mereka enggak bicara sama kita sebagai konsumen mereka, " kata Ketua Aptrindo Banten, Syaeful Bahri, Rabu (26/7/2023).
Syaeful mengaku pengusaha trucking merasa dirugikan dengan kenaikan tarif penyeberangan tersebut.
"Kita pengusaha trucking susah, dari sisi angkutan harga mobill naik terus. Kami malah penurunan harga, industri alasan sepi dan lainnya. Jadi wajar kalau banyak odol karena menyiasati itu. Ini harus ditinjau ulang, " ungkapnya.
Diketahui, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) telah menaikan tarif penyeberangan Merak - Bakauheni. Tarif baru tersebut akan mulai diberlakukan awal Agustus 2023 mendatang. (Ardi/TN3).
Video Pasangan Remaja Berbuat Mesum diduga di Banten Viral di Medsos
Cara Meracik Obat Perangsang Wanita Secara Alami
18 Agustus 1945 - UUD Negara Republik Indonesia Disahkan dalam Sidang PPKI
Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Ditangkap di Bandara Selandia Baru Cuma Gara-gara Ini
Tempat Kuliner Pizza Italia Terbaik Hadir di Kota Cilegon
Cara Meluruskan Rambut Permanen Secara Alami
Khasiat Minum Air Asam Jawa untuk Kesehatan
Banyak KTP Ganda Menjelang Pilkada, DPR Panggil Dirjen Dukcapil
Manfaat Bunga Korejat Sebagai Obat Tetes Mata Alami
Ini Nama Pejabat Banten yang Dipanggil Kejati Terkait Dugaan Korupsi RSJ Tahap I