LEBAK, TitikNOL - Keberadaan stockpile (penyimpanan) batu bara di samping gedung SDN 2 Pamubulan Desa Pamubulan Kecamatan Bayah Kabupaten Lebak dikeluhkan pihak sekolah.
Kepala Sekolah SDN 2 Pamubulan Ika Sanika mengatakan, jumlah murid di SDN yang dipimpinya sebanyak 220 orang murid.
Menurutnya, anak didiknya yang merasakan dampak akibat keberadaan stockpile batu bara yakni murid kelas V sebanyak 35 orang dan kelas VI berjumlah 38 orang murid.
"Ya kalau cuaca lagi panas polusi debu itu ada, pemilik penyimpanan batu baranya saya tidak tahu. Tapi tanah tempat penyimpanan batu bara itu punya pak Soma pensiunan guru di SDN 2 Pamubulan," katanya, Senin (12/11/2018).
Baca juga: Disimpan Dekat Sekolah, Penyimpanan Batubara Resahkan Siswa
Di tempat yang sama, Edi guru kelas VI di SDN 2 Pamubulan menuturkan, kondisi di ruang kelas V dan VI sejak ada stockpile kerap dirasakan berhawa panas dan berbeda dengan ruang kelas lainnya yang jauh dari stockpile batu bara.
"Kalau kemarau debu itu pasti ada, kalau dua ruang kelas ini ruang kelas V dan kelas VI, emang panasnya beda dengan kelas lainnya. Tapi kita enggak tahu entah faktor bangunan atau karena adanya penyimpaman batu bara," terang Edi.
Sementara itu, didapat informasi bahwa sejumlah murid kelas V dan VI sempat merasakan dampak di ruang kelas terasa panas ketika mengkuti KBM dan batuk-batuk karena menghirup polusi debu. (Gun/TN3)
18 Agustus 1945 - UUD Negara Republik Indonesia Disahkan dalam Sidang PPKI
Video Pasangan Remaja Berbuat Mesum diduga di Banten Viral di Medsos
Tempat Kuliner Pizza Italia Terbaik Hadir di Kota Cilegon
PPP Gelar Mukernas di Banten
Polisi Tetapkan Suami yang Selingkuh dengan Mertua di Serang Tersangka Perzinahan
Polisi Buru Pemilik Satu Tronton Miras Impor yang Diamankan di Pelabuhan Merak
Ini Kata Pj Gubernur Soal Mahasiswa yang Dapat Tindakan Represif di Paripurna HUT Banten ke23
Oknum Kades Pelaku Pengeroyokan Wartawan Tidak Ditahan, Kuasa Hukum Protes Polisi
Soal Izin Tempat Hiburan Malam, Walikota: Kalau Sekarang Dicabut Kurang Etis