SERANG, TitikNOL - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten melakukan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS LB) untuk menata manajemen Bank Banten.
Salah satu agenda besar rapat itu, melakukan perubahan jajaran struktural pimpinan bank yang diharapkan jadi kebanggaan masyarakat Banten.
Gubernur Banten Wahidin Halim mengatakan, manajemen tata kelola menjadi salah satu faktor bank dapat sehat.
"Nanti persyaratan menjadi bank sehat harus manajemennya harus direturisasi, permodalan harus cukup, likuiditas harus memadai. Dari ketiga itu memang persoalannya struktur atau manejemennya," katanya kepada awak media, Rabu (10/3/2021).
Penyeleksi pimpinan bank dinilai oleh Otoritas Jasa keuangan (OJK), Panitia Seleksi (Pansel) dan akademisi dari Universitas Padjadjaran (Unpad). Pria yang kerap disapa WH itu mengaku akan mewawancarai langsung calon Direksi Bank Banten.
"Bank Banten sekarang sudah seleksi. Penyeleksi dari OJK, Pansel, Unpad, hari ini wawancara. Ada Direktur Utama dan 2 Komisaris. Saya akan wawancara. Nanti di RUPS," jelasnya.
Ia menerangkan, dalam struktural baru terdapat tiga direksi dan tiga komisaris. Orang nomor satu di Banten itu juga tidak akan memdisposisikan jabatan baru bagi pejabat yang sebelumnya tidak lolos.
"Ada 3 Direksi, 3 Komisaris. Nggak disposisi (Direksi lama). Kalau berhenti-berhenti sajalah. Berhenti mah berhenti saja waktunya sudah habis juga. Nanti kita akan bicarakan di RUPS LB," terangnya. (Son/TN1)
Video Pasangan Remaja Berbuat Mesum diduga di Banten Viral di Medsos
Tempat Kuliner Pizza Italia Terbaik Hadir di Kota Cilegon
18 Agustus 1945 - UUD Negara Republik Indonesia Disahkan dalam Sidang PPKI
PPP Gelar Mukernas di Banten
Polisi Tetapkan Suami yang Selingkuh dengan Mertua di Serang Tersangka Perzinahan
Polisi Buru Pemilik Satu Tronton Miras Impor yang Diamankan di Pelabuhan Merak
Ini Kata Pj Gubernur Soal Mahasiswa yang Dapat Tindakan Represif di Paripurna HUT Banten ke23
Oknum Kades Pelaku Pengeroyokan Wartawan Tidak Ditahan, Kuasa Hukum Protes Polisi
Soal Izin Tempat Hiburan Malam, Walikota: Kalau Sekarang Dicabut Kurang Etis