SERANG, TitikNOL - Pattiro Banten meminta adan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) untuk turun langsung melakukan audit pengerjaan toilet yang menghabiskan anggaran Rp134 juta.
Hasil pengerjaan itu dinilai tidak sesuai dengan realita. Terlebih untuk di Kota Serang, pengerjaan toilet itu tersebar di 18 Sekolah Dasar Negeri (SDN).
"Melihat konsidi fisik bangunan WC, patut diduga adanya penyelewengan anggaran. Pattiro Banten mendorong adanya audit yang harus segera dilakulakuan BPKP," kata Ketua Divisi Kebijakan Publik Pattiro Banten Amin Rohani melalui pesan whatsapp, Kamis (2/9/2021)
Ia menjelaskan, dari data neraca pendidikan daerah Kota Serang, kondisi infrastruktur SD, terutama ruang kelas di kota serang, masih banyak yang memprihatinkan.
Di tahun 2020 saja, ada sekitar 58.85 persen atau 1293 ruang kelas rusak dengan kategori rusak ringan, sedang, dan berat. Dan hanya 41,15 persen atau 904 ruang kelas yang kondisinya baik.
"Jangan sampai uang pajak dari rakyat tidak digunakan secara efektit untuk pembangunan apalagi terhadap layanan dasar," jelasnya.
Selain itu, pihaknya memintak kepada DPRD Kota Serang agar tidak bungkam dengan persoalan itu. Sebab, hal ini merupakan aspek layanan dasar untuk masyarakat.
"Harusnya menjadi perahatian serius bagi pemerintah. Di saat harus melakukan percepatan penyelesaian ruang kelas, alih alih ada oknum yang justru menghambat dan tidak bertanggungjawab. DPRD yang mempunyai pengawasan juga, jangan sampai diam," tegasnya. (Zar/TN2)
18 Agustus 1945 - UUD Negara Republik Indonesia Disahkan dalam Sidang PPKI
Video Pasangan Remaja Berbuat Mesum diduga di Banten Viral di Medsos
Tempat Kuliner Pizza Italia Terbaik Hadir di Kota Cilegon
Khasiat Minum Air Asam Jawa untuk Kesehatan
Ini Nama Pejabat Banten yang Dipanggil Kejati Terkait Dugaan Korupsi RSJ Tahap I
PPP Gelar Mukernas di Banten
Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Ditangkap di Bandara Selandia Baru Cuma Gara-gara Ini
Cara Meracik Obat Perangsang Wanita Secara Alami
Polisi Tetapkan Suami yang Selingkuh dengan Mertua di Serang Tersangka Perzinahan
Polisi Buru Pemilik Satu Tronton Miras Impor yang Diamankan di Pelabuhan Merak