SERANG, TitikNOL - Ratusan buruh asal Cilegon mengancam tidak akan membubarkan diri, sebelum ditemui langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Banten Nata Irawan. Para buruh akan terus bertahan sebelum ada keputusan untuk memenuhi tuntutan para buruh.
Dikatakan Ketua Umum Federasi Serikat Pekerja Baja Cilegon Saprudin, hasil pertemuan dengan pihak Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Banten tidak memuaskan karena tidak ada keputusan untuk memenuhi tuntutan.
"Kami kecewa tidak ada keputusan apapun. Saya dan semuanya hanya minta apapun keputusannya ada secara tertulis. Jika tidak ada, kami akan tetap bertahan sampai ada hasilnya," kata Saprudin, ditemui lokasi Aksi, di Depan Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten, Kamis (17/11/2016).
Mereka pun mengancam, akan tetap bertahan melakukan aksi sebelum Plt Gubernur Banten Nata Irawan menemui aksi dan melakukan keputusan secara tertulis.
"Hasil pertemuan tadi, mereka tidak mempunyai disasimeker. Nah sekarang tugas Plt degelasinya seperti apa (Disnakertrans). Kalau tidak ada disasimeker buat apa, hanya menerima asspirasi tidak usah. Kita hanya ingin keputusan walaupun itu harus dilakukan audensi kembali kita lebih menghormati itu" ungkapnya.
Seperti diketahui para buruh menolak PP 78 tahun 2015 dan buruh pun menuntut rekomendasi UMK yang telah ditetapkan oleh Walikota Cilegon, TB Iman Ariyadi sebesar 20 persen untuk direalisasikan. (Meghat/Rif)
Video Pasangan Remaja Berbuat Mesum diduga di Banten Viral di Medsos
18 Agustus 1945 - UUD Negara Republik Indonesia Disahkan dalam Sidang PPKI
Tempat Kuliner Pizza Italia Terbaik Hadir di Kota Cilegon
Khasiat Minum Air Asam Jawa untuk Kesehatan
Banyak KTP Ganda Menjelang Pilkada, DPR Panggil Dirjen Dukcapil
Ini Nama Pejabat Banten yang Dipanggil Kejati Terkait Dugaan Korupsi RSJ Tahap I
PPP Gelar Mukernas di Banten
Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Ditangkap di Bandara Selandia Baru Cuma Gara-gara Ini
Banten Lama Jadi Tempat Launching Bank Banten
Tinjau Pelabuhan Merak, Komisi V DPR RI Minta 'Zero Accident'