JAKARTA, TitikNOL - Gubernur Banten Rano Karno menanggapi dingin pernyataan pihak Tubagus Chaeri Wardhana alias Wawan yang menuduh dirinya menerima uang miliaran rupiah dari adik mantan Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah.
Rano bahkan mempersilakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk mengusut pemberian itu apabila memang dirinya menerima uang Wawan. "Itu kan isu lama, dimainkan saja," ujar Rano di gedung KPK, Kuningan, Jakarta, Kamis (7/1/2016) kemarin
Rano yang pernah menjadi wakilnya Atut di pemerintahan Banten itu siap jika KPK meminta penjelasannya untuk menyelidiki pemberian uang dari Wawan.
"Sesuai dengan mekanisme aja," ujar pemain sinetron 'Si Doel Anak Sekolahan' itu.
Sebelumnya, kuasa hukum Wawan, Maqdir Ismail mengakui bahwa kliennya pernah memberikan uang sebesar Rp 2,5 miliar kepada Rano Karno saat pemilihan gubernur Banten periode 2012-2017. Menurutnya, uang itu diberikan melalui anak buah Rano Karno.
Maqdir mengklaim, Wawan telah melaporkan pemberian uang tersebut kepada KPK. Sayanya, saat ditanya soal motif pemberian kepada Rano itu, Maqdir mengaku tidak mengetahuinya.
Sebelumnya, pemberian duit kepada Rano juga terungkap dalam sidang Wawan untuk perkara suap kepada Ketua Mahkamah Konstitusi Akil Mochtar. Anggota staf keuangan perusahaan Wawan, PT Bali Pasific Pragama, Yayah Rodiah, mengaku pernah mentransfer duit Rp 1,2 miliar kepada Rano pada November 2011. Saat ditanya untuk keperluan apa, Yayah mengaku tidak tahu. (Bar/Red)
Caleg NasDem Wibowo Kritisi Pemkot Serang Soal Penangan Miskin Ekstrem
Isi Jabatan Kosong, Gubernur Banten akan Segera Lakukan Rotasi Mutasi
Manfaatkan Kebijakan Pengapusan Denda Pajak, Warga Lunasi Pajak yang Nunggak 7 Bulan
BPKAD Sebut Pinjaman Daerah Tahap II Senilai Rp4,1 T Tidak Perlu Agreement
Kapolres Serang Resmikan Aula Sarja Aria Rancana dan Gedung Bhayangkari Cabang Serang
Cerita Pilu Korban Tewas KM Orange, Keluarga Minta Kampus IPB Tanggungjawab
Dikalahkan Manchester City, Emery Tak Mau Kritik Pemain Arsenal
Polres Cilegon Imbau Kepada Masyarakat di Anyer Agar Tetap Tenang dan Jangan Panik
Penuh Makna, Seba Baduy 2023 Bicara Tentang Tenggang Rasa Beragama dan Nasionalosme
Kades Mekar Rahayu Tutup Informasi ke Luar Kaitan Pembangunan Kandang Ayam