Jakarta, TitikNOL - Wakil Ketua Umum Golkar Agung Laksono mengatakan keterlibatan Komisi Pemberantasan Korupsi bersama Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan adalah preventif dalam musyawarah nasional partai.
"Keterlibatannya preventif, tidak langsung penindakan," kata Agung di Jakarta, Kamis (25/2/2016).
Menurut Agung, jika ada calon ketua umum yang nantinya terbukti bermain politik uang, maka akan diberikan sanksi berupa diskualifikasi dari pencalonannya.
"Kalau memang terbukti, kami sepakat agar didrop orang tersebut. Ya kita berharap tidak sampai pencabutan dari keanggotaan," ujarnya.
Dia mengatakan partainya akan segera mengirimkan surat kepada KPK dan PPATK untuk dapat terlibat mengawasi munas Partai Golkar itu.(Inc/Red)
Video Pasangan Remaja Berbuat Mesum diduga di Banten Viral di Medsos
Cara Meracik Obat Perangsang Wanita Secara Alami
18 Agustus 1945 - UUD Negara Republik Indonesia Disahkan dalam Sidang PPKI
Ini Nama Pejabat Banten yang Dipanggil Kejati Terkait Dugaan Korupsi RSJ Tahap I
Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Ditangkap di Bandara Selandia Baru Cuma Gara-gara Ini
26 Jenis Daun Tanaman yang Berkhasiat Untuk Obat
Tempat Kuliner Pizza Italia Terbaik Hadir di Kota Cilegon
Cara Meluruskan Rambut Permanen Secara Alami
Cara Ampuh Mengobati Asam Lambung atau Maag dengan Tepung Sagu
3 Waktu yang Dilarang Hubungan Seks Suami Istri dalam Islam