SERANG, TitikNOL - Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Republik Indonesia Rahmat Bagja pantau langsung pemungutan suara ulang di TPS 01, Lingkungan Jengkol, Kelurhaan Banjarsari, Kecamatan Cipocok Jaya, Kota Serang.
Menurut Rahmat, sejauh ini pantauan langsung kegiatan PSU berjalan lancar, antusiasme masyarakat juga masih terbilang tinggi, sehingga pemungutan suara masih berdasarkan Daftar Pemilih Tetap (DPT).
Dia juga mengatakan terdapat 1.400 TPS di seluruh Indonesia yang melakukan PSU. Rata-rata diakibatkan karena adanya beberapa pelanggaran atau kelalaian dari petugas KPPS, seperti membiarkan pemilih yang bukan berdomisili di lokasi TPS namun mencoblos.
"1.400 PSU di seluruh Indonesia, didominasi oleh adanya pemilih yang memilih namun bukan berdomisili di tempat yang bersangkutan. Surat suara tidak ditandatangani oleh Ketua KPPS, kemudian ada pemilih lebih dari satu kali mencoblos," kata Rahmat, Rabu 21 Februari 2024.
Dia menjelaskan banyak faktor penyebab PSU harus dilakukan dari mulai akibat kelalaian para petugas KPPS, hingga banyak pemilih yang menggunakan hak pilihnya dua kali.
“Ini akan menjadi bahan evaluasi untuk ke depannya, evaluasinya tentu, berkaitan dengan bimbingan teknis (Bimtek) baik dari Bawaslu maupun KPU harus lebih baik lagi. Karena seharusnya, ini bisa diantisipasi lebih awal," pungkasnya.
Video Pasangan Remaja Berbuat Mesum diduga di Banten Viral di Medsos
18 Agustus 1945 - UUD Negara Republik Indonesia Disahkan dalam Sidang PPKI
Ini Nama Pejabat Banten yang Dipanggil Kejati Terkait Dugaan Korupsi RSJ Tahap I
Cara Meracik Obat Perangsang Wanita Secara Alami
26 Jenis Daun Tanaman yang Berkhasiat Untuk Obat
Manfaat Bunga Korejat Sebagai Obat Tetes Mata Alami
Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Ditangkap di Bandara Selandia Baru Cuma Gara-gara Ini
Cara Ampuh Mengobati Asam Lambung atau Maag dengan Tepung Sagu
3 Waktu yang Dilarang Hubungan Seks Suami Istri dalam Islam
Mendagri Ingatkan Gubernur Banten Soal Penanganan Penyebaran Covid 19