SERANG, TitikNOL – Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Banten, mengundang dua pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Banten yakni pasangan Rano Karno-Embay Mulya Syarif dan Wahidin Halim-Andika Hazrumy, untuk menandatangani Pakta Integritas Antikorupsi.
Dalam acara yang dilaksanakan di PWNU Banten di Jalan Raya Jakarta Kemang, Penancangan, Cipocok Jaya, Kota Serang pada Minggu (4/12/2016) itu, hanya pasangan nomor urut dua Rano Karno-Embay Mulya Syarif yang hadir. Sementara pasangan nomor urut satu Wahidin Halim-Andika Hazrumy, tidak mendatangi acara tersebut.
Ditemui di lokasi acara, Ketua Palaksana Karsono, mengapresiasi pasangan calon yang menyempatkan hadir dalam acara penandatanganan Pakta Integritas tersebut. Sementara menanggapi pasangan Wahidin-Andika yang tidak hadir, Karsono enggan berkomentar banyak.
“Kendati demikian, kami berhusnuzon (berbaik sangka) bahwa pasangan yang tidak hadir memiliki jadwal yang sudah ditentukan untuk sosialisasi dengan tim kampanye,” kata Karsono.
Menurut Karsono, kegiatan ini digagas bermula dari keinginan Pemuda NU untuk menjadikan Banten terbebas dari korupsi. Terlebih lanjut Karsono, sudah 16 tahun Banten berdiri, namun citranya buruk dan masuk wilayah ketiga se-Indonesia yang merupakan daerah rawan korupsi.
Senada dikatakan Karsono, Ketua Ikatan Pemuda Nahdlatul Ulama (IPNU) Banten, Akbarudin menegaskan, bahwa pemberantasan terhadap korupsi merupakan bentuk jihad melawan ketidak adilan di masyarakat.
“Masyarakat Banten harus tau pentingnya melawa korupsi,” kata Akbar.
Dalam kesempatan yang sama, Calon Gubernur Banten Rano Karno menegaskan komitmen bersama untuk memberantas korupsi di Banten.
“Masyarakat tentu harus terlibat langsung. Yang kedua money politic juga harus kita waspadai karena itu kan tuntutan dari masyarakat,” tandas Rano.
Acara tersebut dijadwalkan akan dihadiri oleh Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Rahardjo. Namun Agus tidak hadir dalam acara tersebut. Selain melakukan penandatanganan Pakta Integritas Anti Korupsi, kegiatan ini diisi dengan peluncuran Aplikasi Digital “JAGA” dan peluncuran Gerakan Pesantren Antikorupsi Se-Banten. Selain itu, kegiatan ini merupakan rangkaian dalam upaya menyambut Hari Antikorupsi Internasional yang jatuh pada 9 Desember 2016 mendatang. (red)
Video Pasangan Remaja Berbuat Mesum diduga di Banten Viral di Medsos
Cara Meracik Obat Perangsang Wanita Secara Alami
18 Agustus 1945 - UUD Negara Republik Indonesia Disahkan dalam Sidang PPKI
Ini Nama Pejabat Banten yang Dipanggil Kejati Terkait Dugaan Korupsi RSJ Tahap I
Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Ditangkap di Bandara Selandia Baru Cuma Gara-gara Ini
26 Jenis Daun Tanaman yang Berkhasiat Untuk Obat
Tempat Kuliner Pizza Italia Terbaik Hadir di Kota Cilegon
Cara Meluruskan Rambut Permanen Secara Alami
Cara Ampuh Mengobati Asam Lambung atau Maag dengan Tepung Sagu
3 Waktu yang Dilarang Hubungan Seks Suami Istri dalam Islam