SERANG, TitikNOL - Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah meminta Pemprov Banten agar mengembalikan fungsi Situ Cipondoh. Hal tersebut karena saat ini luapan Situ Cipondoh kerap menggenangi wilayah-wilayah di Kota Tangerang.
"Sekarang kondisinya sangat cepat penuh, karena lintasan air dari wilayah Alam Sutra yang posisinya ada masuk wilayah Kota Tangerang dan Kota Tangsel. Semoga bisa cepat dikembalikan ke fungsinya," kata Arief, saat pemaparan dalam Rapat Koordinasi Penyusunan Rancangan Teknokratis RPJMD 2017-2022 Provinsi Banten bersama KPK, di Pendopo Gubernur, KP3B, Kota Serang, Selasa (11/10/2016).
Selain itu, kata Arief, perlunya Pemprov Banten memperjelas status aset situ tersebut.
"Kami butuh kejelasan soal aset Situ Cipondoh, karena sampai sekarang ini berdasarkan laporan masih ada kendala terkait kepemilikan aset," ujarnya.
Selain itu, pihaknya juga ingin ada sinergitas antara Pemkot Tangerang, Pemprov Banten, dan Pemprov DKI Jakarta untuk menormalisasi sungai-sungai yang berada di wilayah ketiga daerah tersebut.
"Diharapkan dengan mengembalikan situ sebagaimana fungsinya dan dilakukan normalisasi-normalisasi sungai, bisa mengatasi masalah banjir dan genangan di Kota Tangerang. Terkadang kami kesulitasn berkoodinasi dengan Pemprov DKI. Oleh karena itu, kami ingin dukungan dari provinsi, walaupun sekarang kita sedang kerja sama juga dengan Kodam Jaya terkait masalah banjir untuk normalisasi sungai," pungkasnya. (Kuk/Rif)
Video Pasangan Remaja Berbuat Mesum diduga di Banten Viral di Medsos
18 Agustus 1945 - UUD Negara Republik Indonesia Disahkan dalam Sidang PPKI
Tempat Kuliner Pizza Italia Terbaik Hadir di Kota Cilegon
Khasiat Minum Air Asam Jawa untuk Kesehatan
Banyak KTP Ganda Menjelang Pilkada, DPR Panggil Dirjen Dukcapil
Ini Nama Pejabat Banten yang Dipanggil Kejati Terkait Dugaan Korupsi RSJ Tahap I
PPP Gelar Mukernas di Banten
Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Ditangkap di Bandara Selandia Baru Cuma Gara-gara Ini
Banten Lama Jadi Tempat Launching Bank Banten
Tinjau Pelabuhan Merak, Komisi V DPR RI Minta 'Zero Accident'