SERANG, TitikNOL - Kekhawatiran terjadinya lonjakan kasus pada liburan idul fitri menjadi alasan warga tidak melakukan mudik. Mobilitas masyarakat diprediksi akan meningkat pada bulan ramadhan.
Ditambah, kondisi penyearan Covid-19 di Banten saat ini masih flukuatif. Terdapat enam daerah yang masuk dalam zona oranye dan dua daerah yang zona kuning.
Untuk itu, Gubernur Banten Wahidin Halim menghimbau agar warga tidak mudik pada saat hari raya idul fitri. Sebab, pria yang kerap disapa WH itu khawatir akan banyak kasus penularan.
"Nggak perlu mudik ngapain sih, bawa penyakit. Enakan di Banten, di Jakarta enak. Nggak perlu lah," katanya kepada awak media, Selasa (30/3/2021).
Ia mengaku, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten tidak akan melakukan penyekatan untuk meminimalisir lonjakan pemudik. Namun, pihaknya meminta kesadaran bahwa keselamatan dan kesehatan merupakan penting.
"Nggak diperketat, kami cuma menghimbau, melarang nggak, cuma menghimbau. Warga Banten jangan pulang kampung enakan di Banten. Makanya flukuatif ini kita harus hati-hati jangan banyak keluar di rumah saja baik-baik," jelasnya. (Son/TN1)
Video Pasangan Remaja Berbuat Mesum diduga di Banten Viral di Medsos
18 Agustus 1945 - UUD Negara Republik Indonesia Disahkan dalam Sidang PPKI
Tempat Kuliner Pizza Italia Terbaik Hadir di Kota Cilegon
PPP Gelar Mukernas di Banten
Polisi Tetapkan Suami yang Selingkuh dengan Mertua di Serang Tersangka Perzinahan
Polisi Buru Pemilik Satu Tronton Miras Impor yang Diamankan di Pelabuhan Merak
Ini Kata Pj Gubernur Soal Mahasiswa yang Dapat Tindakan Represif di Paripurna HUT Banten ke23
Oknum Kades Pelaku Pengeroyokan Wartawan Tidak Ditahan, Kuasa Hukum Protes Polisi
Soal Izin Tempat Hiburan Malam, Walikota: Kalau Sekarang Dicabut Kurang Etis