TANGERANG, TitikNOL - Kualitas beras untuk rakyat miskin atau saat ini disebut beras sejahtera (rasta) yang diterima oleh warga kembali dikeluhkan. Pasalnya, kondisi beras tidak layak konsumsi karena berwarna kuning dan dipenuhi batu serta kutu.
Seperti yang dikeluhkan warga di Desa Cijeruk, Kecamatan Mekar Baru, Kabupaten Tangerang. Mereka mengaku jika beras yang mereka terima tidak bisa dikonsumsi. Mereka bahkan menyebut jika beras yang mereka terima lebih cocok untuk makanan hewan ternak.
"Ini mah buat makan ayam kali pak, bukan buat makan orang. Saat diterima, kondisi beras kekuningan bentuknya juga bukan seperti beras pada umumnya. Mungkin setelah jadi nasi pun ya tidak jauh beda dengan yang pertama, di tambah banyak kutu dan kerikilnya," keluh salah satu warga yang enggan disebutkan namanya, saat dikonfirmasi wartawan belum lama ini.
Di tempat terpisah Ato, salah satu pegawai desa Dijeruk mengaku sering melakukan teguran pada pihak terkait untuk menjaga kualitas maupun kuantitas Rasta yang akan di distribusikan pada warganya.
"Kualitas rasta dengan kualitas tidak layak konsumsi dan bisa dipastikan hasil nasinya kurang baik. Bukan baru terjadi di desa cijeruk saja, namun di desa-desa yang lain juga sama dari gudang bulog yang ada di cikande kabupaten serang," akunya.
Hasil pantauan wartawan di lapangan, rasta tersebut memang tidak layak konsumsi. Beras dicampur menir (bubuk beras) dan juga terdapat kutu beras.
Hingga saat ini, wartawan belum mendapatkan tanggapan dari pihak terkait. (Wen/red)
Video Pasangan Remaja Berbuat Mesum diduga di Banten Viral di Medsos
Cara Meracik Obat Perangsang Wanita Secara Alami
18 Agustus 1945 - UUD Negara Republik Indonesia Disahkan dalam Sidang PPKI
Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Ditangkap di Bandara Selandia Baru Cuma Gara-gara Ini
26 Jenis Daun Tanaman yang Berkhasiat Untuk Obat
Tempat Kuliner Pizza Italia Terbaik Hadir di Kota Cilegon
Cara Meluruskan Rambut Permanen Secara Alami
Ini Nama Pejabat Banten yang Dipanggil Kejati Terkait Dugaan Korupsi RSJ Tahap I
Khasiat Minum Air Asam Jawa untuk Kesehatan
Banyak KTP Ganda Menjelang Pilkada, DPR Panggil Dirjen Dukcapil