TitikNOL - Ada banyak pilihan moda transportasi untuk mudik. Entah Anda memilih kendaraan pribadi atau transportasi umum, pertimbangkan pula dari segi kesehatannya.
Menurut Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (IDI), M Adib Khumaidi, masing-masing pilihan memiliki kelebihan dan kekurangan. Hal tersebut ia sampaikan dalam sesi bincang-bincang "Mudik Bersih dan Sehat" yang digelar IDI dan Reckitt Benckiser Indonesia.
"Kalau pakai kendaraan pribadi, pemudik bisa berhenti dan beristirahat sesuai kebutuhan, sementara pengguna kendaraan umum tidak," kata Dokter Spesialis Bedah Orthopedi dan Traumatologi itu.
Ia menyebutkan, waktu istirahat ideal ialah berhenti setiap enam atau delapan jam sekali. Jika membawa mobil pribadi, dianjurkan terdapat dua pengemudi yang menyetir bergantian agar tidak lelah.
Sementara, keuntungan pemudik yang menggunakan moda transportasi umum ialah tak dibebani mengendara selama perjalanan. Tingkat keamanan juga cenderung lebih tinggi dibandingkan menggunakan kendaraan pribadi.
Akan tetapi, ada kemungkinan tertular penyakit dari penumpang lain sehingga Adib menganjurkan selalu sedia masker. Demikian pula potensi terserang myalgia-fatigue alias kelelahan karena duduk diam dalam waktu yang cukup lama.
"Untuk menghindarinya, pemudik dengan transportasi umum bisa melakukan stretching atau peregangan sederhana beberapa jam sekali," kata Adib.
Sumber: www.republika.com
Video Pasangan Remaja Berbuat Mesum diduga di Banten Viral di Medsos
18 Agustus 1945 - UUD Negara Republik Indonesia Disahkan dalam Sidang PPKI
Tempat Kuliner Pizza Italia Terbaik Hadir di Kota Cilegon
Ini Nama Pejabat Banten yang Dipanggil Kejati Terkait Dugaan Korupsi RSJ Tahap I
PPP Gelar Mukernas di Banten
Cara Meracik Obat Perangsang Wanita Secara Alami
Polisi Tetapkan Suami yang Selingkuh dengan Mertua di Serang Tersangka Perzinahan
Polisi Buru Pemilik Satu Tronton Miras Impor yang Diamankan di Pelabuhan Merak
Ini Kata Pj Gubernur Soal Mahasiswa yang Dapat Tindakan Represif di Paripurna HUT Banten ke23