SERANG, TitikNOL - Peredaran narkotika di Provinsi Banten terbilang masih tinggi. Sepanjang 2023, BNNP Banten mampu menindak dan menyita 15,3 Kg sabu dan 63,1 Kg ganja.
Kepala BNNP Banten, Brigjen Pol Rohmad Nursahid mengatakan, barang bukti narkotika yang disita mengalami peningkatan dibandingkan tahun 2023.
"Adapun jumlah barang bukti meningkat pesat. Pada 2022, barang buktinya sabu 2,4 Kg, ganja 2 Kg. Untuk 2023, sabu 15,3 Kg, ganja 63,1 Kg," katanya, Rabu (27/12/2023).
Ia menerangkan, ada 13 tersangka yang diringkus BNNP Banten. Kebanyakan jaringannya berasal dari Sumatera.
Mereka terdiri dari pengedar, kurir dan pengepul. Adapun jenis pendidikan kebanyakan lulusan SMA dengan pekerjaan wiraswasta 10 orang, mahasiswa seorang, serta pengangguran 2 orang.
"Untuk 2023 targetnya dari pusat 11 perkara. Tapi kita bisa mengungkap 13 perkara. Kalau ditambah jajaran, Kota Tangerang 1, Tangsel 3, Cilegon 1. Jadi total 18," terangnya.
Adapun modus yang digunakan para tersangka, membuat akun palsu agar narkotika bisa dikirim lewat jalur ekpedisi.
"Modus lain disamarkan, sabunya dimasukan ke alat pancing. Dari 15, ada di alat satunya. Terakhir di Merak lewat darat, ada pakai truk dari Sumatera masuk wilayah Jawa disebarkan di Jakarta dan Banten," paparnya. (Son/TN3)
Video Pasangan Remaja Berbuat Mesum diduga di Banten Viral di Medsos
18 Agustus 1945 - UUD Negara Republik Indonesia Disahkan dalam Sidang PPKI
Tempat Kuliner Pizza Italia Terbaik Hadir di Kota Cilegon
Khasiat Minum Air Asam Jawa untuk Kesehatan
Ini Nama Pejabat Banten yang Dipanggil Kejati Terkait Dugaan Korupsi RSJ Tahap I
PPP Gelar Mukernas di Banten
Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Ditangkap di Bandara Selandia Baru Cuma Gara-gara Ini
Ada Dua Berstatus ASN, Tim Pansel KASN Diragukan Kredibilitasnya
Cara Meracik Obat Perangsang Wanita Secara Alami
Usai Dapatkan Nomor Urut 11, DPD PSI Tangerang Siapkan Kaderisasi Bacaleg