LEBAK, TitikNOL - Warga Kecamatan Kalanganyar, Kabupaten Lebak, protes maraknya angkutan truk pasir basah. Sebab, akibat angkutan truk pasir basah itu, ruas Jalan Maulana Hasanudin di wilayah tersebut menjadi becek dan dan berlumpur.
Selain itu, banyaknya truk pengangkut pasir basah juga sangat mengganggu pengguna jalan dan pemilik rumah di sepanjang ruas jalan tersebut.
Warga juga menyebut, truk angkutan pasir basah berasal dari lokasi galian C di wilayah pasir roko, Kecamatam Cimarga.
"Kami minta Bupati Lebak menindak tegas para pemilik galian pasir yang menjual pasir dalam keadaan basah," ujar Ade Irawan, salah seorang warga kecamatan Kalanganyar.
"Terbukti, kondisi jalan di titik kampung Babakan Kalapa Desa Aweh rusak dan berlubang walau sering dipelihara oleh dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Pemkab Lebak," sambungnya.
Hal senada juga dikatakan Kiki, warga lainnya. Ia mengaku tidak nyaman dengan kondisi jalan becek dan berlumpur, akibat banyaknya truk angkutan pasir basah di ruas Jalan Maulana Hasanudin.
"Tiap hari saya melintasi ruas jalan Maulana Hasanudin, saya merasa tidak nyaman dengan kondisi jalan yang becek dan berlumpur. Apalagi jika ada mobil pengangkut pasir dari wilayah Pasir Roko Cimarga itu yang mengalami kerusakan di jalan sehingga diperbaiki, rembesan air kotor dan bercampur lumpur dari bak mobil mengotori jalan," katanya. (Gun/TN1)
Video Pasangan Remaja Berbuat Mesum diduga di Banten Viral di Medsos
Tempat Kuliner Pizza Italia Terbaik Hadir di Kota Cilegon
18 Agustus 1945 - UUD Negara Republik Indonesia Disahkan dalam Sidang PPKI
Pola Hidup Sehat Ala Atlet
Penyebab Telinga Sakit saat Mengunyah
Sebarkan Malware, Google Hapus Aplikasi Ini di Google Play Store
Arief Rivai Madawi Ditunjuk Sebagai Dirut PT PCM
Khasiat Luar Biasa Air Putih Campuran Lemon dan Madu
Tanaman Mirip Lumba-lumba Mini Hebohkan Jepang