LEBAK, TitikNOL – Korban penambang ilegal yang tewas dalam peristiwa tanah longsor di lokasi pertambangan emas ilegal di blok Cikopo Gunung Halimun - Salak, Desa Citorek Timur, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Lebak, bertambah.
Hingga pukul 2.00 WIB dini hari tadi, korban tewas bertambah menjadi 11 orang sementara empat lainnya mengalami luka berat dan ringan.
Dikatakan Kapolsek Cibeber AKP Hero, dari jumlah korban tewas baru delapan orang yang berhasil dievakuasi. Sementara tiga lainnya masih dalam proses evakuasi karena masih tertimbun longsoran tanah.
"Iya dari 11 orang korban meninggal dunia, delapan di antaranya sudah berhasil dievakuasi. Sedangkan tiga lainnya masih terkubur tanah longsoran dan sedang diupayakan untuk di evakuasi. Untuk yang luka berat dan ringan seluruhnya sudah berhasil kita evakuasi," ujar AKP Hero, saat dihubungi melalui sambungan telepon, Kamis (7/12/2016).
Baca juga: Empat Penambang Emas Ilegal di Lebak Tewas Tertimbun Longsor, Tiga Luka Berat
Diberitakan sebelumnya, puluhan penambang ilegal di blok Cikopo Gunung Halimun - Salak, Desa Citorek Timur, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Lebak, tertimbun longsoran tanah pada Rabu (6/12/2016) kemarin.
Para penambang emas ilegal itu tertimbun longsoran tanah, saat sedang beristirahat di gubuk yang berada di bantaran sungai di lokasi itu, sambil menunggu hujan reda untuk mengolah hasil tambang emas. (Gun/rif)
Video Pasangan Remaja Berbuat Mesum diduga di Banten Viral di Medsos
18 Agustus 1945 - UUD Negara Republik Indonesia Disahkan dalam Sidang PPKI
Tempat Kuliner Pizza Italia Terbaik Hadir di Kota Cilegon
Ini Nama Pejabat Banten yang Dipanggil Kejati Terkait Dugaan Korupsi RSJ Tahap I
PPP Gelar Mukernas di Banten
Cara Meracik Obat Perangsang Wanita Secara Alami
Polisi Tetapkan Suami yang Selingkuh dengan Mertua di Serang Tersangka Perzinahan
Polisi Buru Pemilik Satu Tronton Miras Impor yang Diamankan di Pelabuhan Merak
Ini Kata Pj Gubernur Soal Mahasiswa yang Dapat Tindakan Represif di Paripurna HUT Banten ke23